Cek Jadwal Pemblokiran Kartu ATM 'Gesek' BCA, Mandiri dan BNI

Sylke Febrina Laucereno - detikFinance
Kamis, 25 Mar 2021 21:00 WIB
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk atau BNI memastikan pembayaran paspor menjadi lebih mudah, Selasa (30/12/2014). Kini, selain membayar tunai, pembuat paspor juga dapat membayar dengan menggunakan Kartu Debit dan Kredit melalui fasilitas mesin electronic data capture (EDC) BNI yang akan terpasang di 121 Kantor Imigrasi di Indonesia.
Ilustrasi/Foto: Rachman Haryanto
Jakarta -

Kartu ATM atau debit yang masih menggunakan teknologi magnetic stripe akan diblokir. Oleh karena itu para nasabah diminta untuk segera menukarkan kartu ATM lamanya ke kartu dengan teknologi chip.

Dengan teknologi chip ini diharapkan nasabah bisa bertransaksi dengan aman dan nyaman. Bank juga membebaskan biaya penukaran kartu debit ini.

Nasabah bisa mendatangi kantor cabang bank terdekat dan layanan customer service digital di sejumlah titik yang sudah disediakan.

Cek di sini kapan kartu ATM yang masih digesek tak bisa lagi digunakan:

Bank Mandiri

Dari laman Bank Mandiri, Jumat (12/2/2021), untuk kartu yang kedaluwarsa 2021-2022 akan diblokir pada tanggal 1 April 2021. Lalu, kartu yang kedaluwarsa pada 2023-2025 akan diblokir pada 1 Juni 2021 dan kartu kedaluwarsa 2026-2030 diblokir tanggal 1 Juli 2021.

BNI

Direktur Bisnis Konsumer BNI Corina Leyla Karnalies mengungkapkan jika ada nasabah yang masih menggunakan kartu ATM jenis magnetic stripe baik yang masa berlakunya berakhir atau jatuh tempo maka harus segera diganti.

"Maka diharuskan untuk segera melakukan penggantian kartunya paling lambat 31 April 2021. Jika sampai dengan batas waktu tersebut belum dilakukan penggantian kartu menjadi kartu BNI debit chip, maka BNI dapat melakukan penonaktifan kartu debit tersebut," kata dia.

BCA

PT Bank Central Asia Tbk (BCA) mendorong pemegang kartu Paspor BCA untuk mengganti kartu ATM berbasis chip sebelum 31 Desember 2021. Direktur BCA Santoso mengungkapkan ini dilakukan untuk meminimalisir tindak kejahatan dalam bertransaksi perbankan.

Santoso mengungkapkan memang sejak 2015 BI sudah mencanangkan implementasi Standar Nasional Teknologi Chip dan penggunaan 6 digit PIN untuk kartu ATM/kartu debit yang diterbitkan di Indonesia.

BRI

PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau BRI menargetkan jika migrasi kartu ATM 'gesek' atau magnetic stripe ke chip ini bisa selesai pada Desember 2021. Corporate Secretary BRI Aestika Oryza Gunarto mengungkapkan BRI juga mengedukasi nasabah untuk melakukan transaksi tunai tanpa kartu dengan menggunakan aplikasi BRImo yang saat ini dapat dilakukan di 92% ATM dan CRM BRI.

(kil/ara)