90% Pemegang Polis Jiwasraya Sepakat Restrukturisasi

Vadhia Lidyana - detikFinance
Jumat, 09 Apr 2021 17:02 WIB
Petugas Cash Center BNI menyusun tumpukan uang rupiah untuk didistribusikan ke berbagai bank di seluruh Indonesia dalam memenuhi kebutuhan uang tunai jelang Natal dan Tahun Baru. Kepala Kantor perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi Papua mengungkapkan jumlah transaksi penarikan uang tunai sudah mulai meningkat dibanding bulan sebelumnya yang bisa mencapai penarikan sekitar Rp1 triliun. Sedangkan untuk Natal dan tahun baru ini secara khusus mereka menyiapkan Rp3 triliun walaupun sempat diprediksi kebutuhannya menyentuh sekitar Rp3,5 triliun. (FOTO: Rachman Haryanto/detikcom)
Foto: Rachman Haryanto
Jakarta -

Program restrukturisasi untuk menyelamatkan pemegang polis PT Asuransi Jiwasraya (Persero) terus dikejar. Juru Bicara Kementerian BUMN Arya Sinulingga mengatakan, saat ini sudah 90% pemegang polis bancassurance bersedia mengikuti program restrukturisasi.

"Untuk restrukturisasi nasabah Jiwasraya juga perkembangan bahwa nasabah bancassurance itu sudah mencapai 90% yang mau menerima restrukturisasi. Ini adalah langkah yang besar karena mulai nya kemarin baru beberapa bulan, dan akan ada waktu 2 bulan lagi ke depan untuk penyesuaian semuanya," kata Arya kepada awak media, Jumat (9/4/2021).

Berdasarkan data Tim Percepatan Restrukturisasi Jiwasraya, total nasabah pemegang polis bancassurance sendiri mencapai 17.459 orang. Artinya, sudah sekitar 15.713 orang yang bersedia ikut restrukturisasi.

Untuk polis korporasi, kini sudah 74% yang bersedia ikut restrukturisasi. Dengan demikian, ada 1.592 polis korporasi yang bersedia di restrukturisasi.
Lalu, 62% atau 152.183 polis ritel juga sudah bersedia direstrukturisasi dari total 245.458 polis.

Arya berharap, cara ini bisa mempercepat penanganan kasus gagal bayar Jiwasraya. "Semoga dengan langkah ini restrukturisasi akan bisa diproses lebih lanjut penyelesaiannya. ini langkah besar untuk kemajuan penanganan Jiwasraya," ujar Arya.

(vdl/zlf)

Tag Terpopuler