Hampir 2 Tahun 'Dijegal' Terus, Situs Binomo Nggak Kapok-kapok!

Vadhia Lidyana - detikFinance
Kamis, 15 Apr 2021 20:30 WIB
Binomo
Foto: Binomo (Tim Infografis: Andhika Akbarayansyah)
Jakarta -

Situs penyedia jasa investasi trading Binomo tak kapok-kapok diblokir Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (Bappebti) Kementerian Perdagangan. Sejak akhir 2019, Binomo telah menjadi incaran Bappebti, namun terus datang kembali.

Binomo terkenal dengan iklan produknya yang menampilkan seorang pria yang mengaku sukses dan kaya raya karena Binomo. Jargonnya: "Jutaan orang bahkan tak menyadari bahwa mereka bisa menghasilkan US$ 1.000 sehari tanpa meninggalkan rumah. Dan Anda adalah salah satu dari mereka," bunyi jargon iklan Binomo.

Binomo sendiri ilegal karena tak memiliki izin sebagai pialang berjangka komiditi (PBK) dari Bappebti. Hal ini melanggar pasal 31 ayat (1) UU nomor 32 tahun 1997. Oleh sebab itu, Binomo diblokir.

Pemblokiran Binomo dimulai pada Oktober 2019. Kala itu, ada dua situs Binomo yang diblokir yakni binomo.com dan binomo.net. Namun, pada 23 November 2019, Binomo kembali lagi dengan domain binomo.org.

Pada 8 Januari 2020, Binomo kembali diblokir karena kembali muncul dengan domain binomo.binaryoptionindo. Tak kapok, Binomo kembali membuat situs baru dengan domain binomoidn.com dan binomo-m.com.

Lalu, pada Agustus 2020, Binomo membuat situs baru lagi dengan 5 domain sekaligus yakni Binomoapp.com, Binomoidn.info, Binomoofficial.com, Binomo-official.com dan Binomo-trading.com. Situs-situs tersebut pun kembali diblokir Bappebti dan Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo).

Pada Februari 2021, Binomo kembali eksis dengan domain binomoplatform.com dan binomo-website.com. Bappenti pun tetap memblokir situs-situs tersebut.

Tak kenal lelah, Binomo muncul lagi dengan 6 domain yakni binomo-webtrading.com, binomo.zendesk.com, binomo-login.com, binomo-platform.com, binomo-site.com, dan daftarbinomo.net.

Lanjut halaman berikutnya.

Selanjutnya
Halaman
1 2