BRI Life Investigasi Dugaan Data Bocor, Siap Lapor Polisi

Siti Fatimah - detikFinance
Selasa, 27 Jul 2021 20:40 WIB
BRI Life
Foto: BRI Life
Jakarta -

Sebanyak 2 juta data nasabah asuransi BRI Life diduga bocor dan dijual. Dilansir dari Reuters dalam sebuah postingan website RaidForums data nasabah ini dijual US$ 7.000 atau setara dengan Rp 101,5 juta (asumsi kurs Rp 14.500).

Corporate Secretary BRI Life Ade Nasution mengungkapkan, saat ini pihaknya bersama dengan tim independent spesialisasi di bidang cyber security tengah melakukan penelusuran jejak digital dalam rangka investigasi dan melakukan upaya peningatan perlindungan data pemegang polis BRI Life. Pihaknya juga menjamin hak pemegang polis akan sesuai dengan polis yang dimiliki.

"BRI Life terus melakukan upaya maksimal untuk melindungi data pemegang polis melalui penerapan tata kelola teknologi informasi dan tata kelola data sesuai ketentuan dan standar serta peraturan perundang-undangan yang berlaku," kata Ade dalam keterangan tertulis yang diterima, Selasa (27/6/2021).

Lebih lanjut, dengan adanya dugaan pencurian data ini BRI Life bersiap akan melaporkan kasus ini kepada pihak berwajib untuk diproses lebih lanjut. Pihaknya menegaskan, tidak pernah memberikan data pribadi kepada pihak yang tidak bertanggung jawab.

"BRILife berkomitmen untuk terus memberikan perlindungan asuransi jiwa bagi sebanyak mungkin masyarakat di Indonesia dengan terus mengembangkan penerapan prinsip tata kelola yang baik sesuai dengan ketentuan yang berlaku," pungkas Ade.

Apabila ada permintaan data pribadi yang mengatasnamakan atau mengkaitkan dengan kepemilikan polis di BRILife, maka pemegang polis diharapkan dapat menghubungi layanan resmi kami melalui Call Center di Nomor 1500087, WhatsApp Corporate 0811-935-0087 atau email cs@brilife.co.id.

(dna/dna)