Kirim Uang dari Singapura ke Malaysia Cuma Butuh Nomor Telepon, Kok Bisa?

Herdi Alif Al Hikam - detikFinance
Senin, 27 Sep 2021 15:10 WIB
Pinjam Online
Foto: Transaksi Online (Tim Infografis: Andhika Akbarayansyah)
Jakarta -

Aplikasi pengiriman uang asal Singapura, PayNow bakal terhubung dengan aplikasi serupa asal Malaysia, DuitNow. Kedua layanan ini bakal terhubung di akhir tahun 2022.

Dilansir dari Channel News Asia, Senin (27/9/2021), penggabungan layanan ini memungkinkan pelanggan melakukan transfer dana secara real-time antara kedua negara dengan hanya menggunakan nomor ponsel. Pelanggan juga akan dapat melakukan pembayaran hanya dengan memindai kode QR NETS atau DuitNow.

Kerja sama ini juga sudah dilandasi oleh otoritas keuangan di kedua negara, mulai dari Otoritas Moneter Singapura (MAS) dan Bank Negara Malaysia (BNM).

"Proyek ini akan memungkinkan pembayaran yang lebih lancar untuk volume pengiriman uang yang tinggi antara Singapura dan Malaysia, yang mencapai SG$ 1,3 miliar pada tahun 2020," kata BNM.

MAS dan BNM mengatakan hubungan PayNow-DuitNow juga dinilai menjadi tonggak penting dalam sejarah hubungan dekat antara Singapura dan Malaysia. Di sisi lain, penggabungan layanan ini juga merupakan persiapan untuk event G20.

"Keterkaitan erat dengan pekerjaan G20 untuk mendorong pembayaran lintas batas yang lebih cepat, lebih murah, lebih inklusif dan lebih transparan, dan merupakan langkah nyata menuju pencapaian jaringan ASEAN dari sistem pembayaran real-time yang terhubung," ungkap MAS dan BNM.

CFO MAS Sopnendu Mohanty menggambarkan penggabungan layanan ini sebagai infrastruktur penting untuk mendukung kebutuhan pembayaran lintas batas individu dan bisnis.

"Ini juga akan mendukung tumbuhnya aktivitas ekonomi digital antara Singapura dan Malaysia," kata Mohanty.

Awal bulan ini, MAS dan Reserve Bank of India juga mengumumkan bahwa PayNow akan menggabungkan layanan Unified Payments Interface (UPI) India pada Juli 2022.

Sementara itu, pada bulan April, PayNow dan PromptPay Thailand juga baru saja melakukan penggabungan layanan.

Saksikan juga: Tukang Las dengan Gaji Rp 70 Juta

[Gambas:Video 20detik]



(hal/dna)