Wanda Hamidah Vs Prudential, Ini 3 Hal yang Dapat Diketahui

Trio Hamdani - detikFinance
Senin, 11 Okt 2021 18:00 WIB
wanda hamidah
Foto: Instagram @wanda_hamidah
Jakarta -

Figur publik, Wanda Hamidah merasa ditipu oleh perusahaan asuransi, Prudential Indonesia. Dia mengungkap kekesalannya melalui Instagram miliknya. Bagaimana informasi selengkapnya?

1. Wanda Merasa Biaya yang Dikaver Kurang

Dalam keterangan yang ditulis, Wanda Hamidah menuliskan soal anaknya harus menjalani operasi karena cedera. Sebagai atlet, hal tersebut tentunya sangat menyakitkan.

Biaya yang harus dikeluarkan Wanda Hamidah juga terbilang besar. Nyaris Rp 60 juta yang biaya harus dikeluarkan Wanda Hamidah. Wanda Hamidah sangat yakin jika klaim kesehatan untuk putranya itu dikaver seluruhnya oleh asuransi. Tapi ternyata, asuransi tersebut hanya memberikan uang penggantian Rp 10 juta.

"Saya dan 3 anak.. 500rb/bulan. Setelah Malakai lahir tambah lagi 1 anak saya asuransi kan (kesehatan). Total 5 anggota keluarga. Tahun lalu/ 2020 semua saya upgrade ke kartu hitam, naik iurannya ke 750rb dan 1jt sekian," buka Wandah Hamidah dalam Instagram miliknya dikutip Senin (11/10/2021).

2. Prudential Bantah Lakukan Penipuan

Chief Marketing and Communications Officer Prudential Indonesia, Luskito Hambali membantah pihaknya telah melakukan penipuan.

"Perlu kami sampaikan bahwa kami telah menghubungi beliau di hari yang sama yaitu 10 Oktober 2021 untuk memberikan penjelasan dan jawaban atas keluhan tentang klaim rawat inap dan manfaat pembedahan atas polis yang dimiliki beliau," kata Luskito dalam pernyataan tertulis yang diterima detikcom.

Luskito memastikan besaran biaya yang dikaver dari manfaat klaim rawat inap dan manfaat pembedahan diberikan sesuai dengan plan yang dimiliki nasabah dan ketentuan polis.

Prudential Indonesia, dia pastikan telah menjalankan bisnis dengan penuh integritas, sesuai dengan tata kelola perusahaan yang baik, dan mematuhi serta melaksanakan apa yang menjadi hak-hak dari nasabah sesuai polis asuransi yang telah mereka beli.