Mulai Besok, Uang Rusak Bisa Ditukar Jadi Baru Cuma Lewat HP!

Siti Fatimah - detikFinance
Rabu, 08 Des 2021 12:37 WIB
Ilustrasi Bank Indonesia, Logo Bank Indonesia, bank indonesia, ilustrasi uang, penukaran uang, ilustrasi penukaran uang
Foto: Rachman Haryanto
Jakarta -

Kini masyarakat bisa melakukan penukaran uang baru dengan menggunakan aplikasi Penukaran dan Tarik Uang Rupiah atau PINTAR. Aplikasi tersebut dibuat oleh Bank Indonesia (BI) dan dapat diakses melalui laman https://pintar.bi.go.id.

Kepala Departemen Komunikasi BI Erwin Haryono mengatakan, layanan penukaran uang secara online tersebut mulai berlaku Kamis (9/12) besok. Pihaknya mengatakan, adanya aplikasi tersebut untuk mengurangi antrean masyarakat di era new normal.

"Pemanfaatan aplikasi PINTAR untuk layanan penukaran uang rusak merupakan salah satu upaya BI dalam meningkatkan layanan kas kepada masyarakat dan untuk terus memperkuat layanan publik di era kenormalan baru, dengan mengurangi antrean pemesanan pada layanan penukaran uang Rupiah rusak/cacat," kata Kepala Departemen Komunikasi BI Erwin Haryono di keterangan tertulisnya, Rabu (8/12/2021).

Nantinya, dari aplikasi tersebut masyarakat tidak perlu lagi antre berjam-jam untuk menukarkan uang rusak atau cacat. Di dalamnya, Anda dapat memilih lokasi kantor BI tempat penukaran uang, waktu penukaran dan jumlah nominal uang yang akan ditukar.

Setelah itu, saat akan melakukan penukaran uang di Bank Indonesia, Anda tinggal membawa bukti pemesanan penukaran uang melalui aplikasi PINTAR. Kemudian petugas akan melakukan perhitungan serta verifikasi keaslian uang. Adapun jam operasional penukaran uang rupiah rusak/cacat dapat dilakukan pada pukul 08.00-11.30.

"Dengan layanan penukaran uang Rupiah rusak atau cacat yang terdigitalisasi secara online menggunakan PINTAR, masyarakat akan memperoleh layanan penukaran yang semakin pasti, akurat dan aman, nyaman, dan mudah untuk Rupiah yang berkualitas dan berdaulat di Negara Kesatuan Republik Indonesia," pungkasnya.

Lihat juga Video: Nasib Kripto Pasca Fatwa Haram MUI

[Gambas:Video 20detik]



(fdl/fdl)