Jurus BNI Fasilitasi 500 Ribu UMKM Ekspor ke Pasar Global hingga 2030

Tim detikcom - detikFinance
Rabu, 29 Des 2021 17:06 WIB
Ilustrasi Gedung BNI
Foto: Dok. BNI
Jakarta -

Direktur Bisnis UMKM BNI Muhammad Iqbal menilai Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) adalah bagian penting dalam pembangunan ekonomi Indonesia. UMKM memiliki peran yang besar dalam peningkatan ekonomi daerah bahkan negara di masa pandemi ini.

Berdasarkan data Kementerian Koperasi dan UKM, jumlah UMKM saat ini bahkan mencapai 64,2 juta dengan kontribusi terhadap PDB sebesar 61,07% atau senilai Rp 8.573,89 triliun. Tingginya jumlah UMKM di Indonesia dan potensinya ini juga tidak terlepas dari tantangan yang ada.

"Saya sudah bertemu berbagai macam UMKM yang menginspirasi dan saya saksikan sendiri perkembangannya. Mereka memiliki berbagai macam karakter dan produk yang saya yakin sudah melewati banyak proses dan permasalahan," ujar Iqbal dalam Webinar UMKM BNI Jawa Barat, Rabu (29/12/2021).

"Mereka ditempa dan tumbuh dengan atau tanpa bantuan dari lembaga atau komunitas yang berkorelasi dengan UMKM. Proses tersebut yang menjadikan produknya berkualitas dan unggul baik dalam negeri dan saya yakin di luar negeri pun akan berjaya," imbuhnya.

Menyadari banyaknya keistimewaan dari kualitas produk yang dihasilkan oleh para UMKM Tanah Air saat ini. Iqbal mengatakan BNI ingin berkolaborasi dengan menjadi rekan satu perjalanan bagi UMKM melalui Xpora yakni solusi digital untuk meningkatkan kapasitas bisnis UMKM.

Menurutnya, hal ini dapat menjadi jawaban untuk mendukung ekosistem ekspor dan ekosistem diaspora sebagai fokus strategi pertama BNI dalam mendukung UMKM Indonesia. Pihaknya menargetkan bisa memfasilitasi 500 ribu UMKM ekspor ke Pasar Global hingga 2030.

"Melalui Xpora kami mengangkat 3 value proposition yaitu go produktif, go digital dan global sehingga UMKM dapat meningkatkan kapabilitas, mendapatkan akses pengetahuan digital, hingga memperluas pasar ke mancanegara. Kami juga mendengar permasalahan yang sering terjadi pada UMKM dan kami mencoba mengambil peran di dalamnya," jelasnya.

Dia mengatakan Xpora telah bekerja sama dengan berbagai pihak untuk mendukung terciptanya UMKM ekspor. Pihaknya, bersama stakeholder siap melakukan pendampingan, menyediakan akses pasar digitalisasi dan menyediakan permodalan bagi yang membutuhkan.

"Kami bekerja sama dengan lebih dari 15 lembaga badan produk ekspor mulai dari pemerintah provinsi seperti pada kesempatan kali ini dengan Pemerintah Provinsi Jawa Barat, Kementerian BUMN, Kementerian Koperasi dan UKM, Kementerian Perdagangan, Kementerian Luar Negeri, Kementerian Keuangan, kementerian perindustrian, bkpm Direktorat Jenderal Bea Cukai, atase perdagangan di berbagai negara serta pihak swasta lainnya," ungkapnya.

"Mari satukan visi dan misi bersama Xpora dalam mendorong UMKM go produktif, go digital go global untuk memenangkan pasar global dan mencapai 500 ribu pelaku UMKM ekspor di tahun 2030," pungkasnya.

Sekedar informasi, webinar UMKM BNI Jawa Barat ini dipersembahkan oleh detikcom bersama BNI Xpora untuk mendukung para UMKM Indonesia Menembus Pasar Global. Bersama Xpora, ekspor jadi mudah.

Simak juga Video: BNI Xpora Bantu UMKM Dalam Melakukan Ekspor

[Gambas:Video 20detik]



(ncm/hns)