Sempat Dikabarkan Masuk Bursa Calon Ketua, Tiko Kini Jadi Panselnas OJK

Tim Detikcom - detikFinance
Jumat, 31 Des 2021 12:47 WIB
Ilustrasi Gedung Djuanda I dan Gedung Soemitro Djojohadikusumo
Foto: Grandyos Zafna
Jakarta -

Masa jabatan Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) akan segera berakhir. Pemerintah pun bersiap untuk mencari Dewan Komisioner OJK baru untuk masa jabatan 2022-2027.

Panitia Seleksi pun sudah dibentuk sesuai dengan Keputusan Presiden 145/P tahun 2021. Tim Panitia Seleksi itu diketuai langsung oleh Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati.

Ada 9 orang yang dipilih menjadi Panitia Seleksi, mulai dari unsur pemerintahan, Bank Indonesia, akademisi, hingga industri keuangan. Sri Mulyani menegaskan nama-nama yang masuk dalam Panitia Seleksi tidak diperbolehkan ikut mencalonkan diri menjadi calon Anggota Dewan Komisioner OJK.

"Tidak dong, kalo panitia seleksi tidak boleh (mencalonkan diri)," ujar Sri Mulyani kepada wartawan di Gedung Radius Prawiro, Kemenkeu, Jakarta Pusat, Jumat (31/12/2021).

Sebelumnya sempat beredar kabar ada nama yang tercantum dalam panitia seleksi menjadi calon kuat untuk menjadi Ketua Dewan Komisioner OJK periode 2022-2027. Kabarnya Wamen BUMN Kartika Wirjoatmodjo yang menjadi calon kuat tersebut.

Dalam konferensi pers yang dilakukan Panitia Seleksi hari ini sendiri, pria yang akrab disapa Tiko itu tidak hadir. Padahal semua Panitia Seleksi hadir langsung mendampingi Sri Mulyani memberikan keterangan pers.

Adapun susunan Panitia Seleksi Calon Anggota Dewan Komisioner OJK adalah sebagai berikut:

Ketua merangkap Anggota:
Sri Mulyani Indrawati (mewakili unsur pemerintah)

Anggota:
- Perry Warjiyo (mewakili Bank Indonesia)
- Kartika Wirjoatmodjo (mewakili pemerintah)
- Suahasil Nazara (mewakili pemerintah)
- Dody Budi Waluyo (mewakili Bank Indonesia)
- Agustinus Prasetyantoko (mewakili masyarakat akademisi)
- Muhamad Chatib Basri (mewakili industri perbankan)
- Ito Warsito (mewakili industri pasar modal)
- Julian Noor (mewakili industri keuangan non-bank)



Simak Video "Izin Usaha OVO Finance Dicabut OJK, OVO Payment Buka Suara"
[Gambas:Video 20detik]
(upl/upl)