ADVERTISEMENT

LPS Likuidasi 8 Bank di 2021

Trio Hamdani - detikFinance
Selasa, 12 Apr 2022 17:25 WIB
The law should know the concept, business entrepreneur woman, read the rules of business that her does business.
Foto: Getty Images/iStockphoto/Jirapong Manustrong
Jakarta -

Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) menyebut tiap tahunnya ada 4 sampai 5 Bank Perkreditan Rakyat (BPR) yang mengalami likuidasi. Sementara bank-bank berskala besar sejauh ini masih dalam kondisi yang kuat.

"Bank besar sih nggak ada ya selama ini, selama COVID, tapi setiap tahun selalu ada BPR-BPR," kata Ketua Dewan Komisioner LPS, Purbaya Yudhi Sadewa di Hotel Fairmont, Jakarta, Selasa (11/4/2022).

"Jadi setiap tahun pasti ada BPR-BPR kecil, jangan bilang bank ya, BPR, saya pernah dimarahin tuh. Mungkin tiap tahun itu 4 sampai 5 atau naik sedikit itu yang akan terjadi," sambung Purbaya.

Pandemi menjadi salah satu hal yang membuat BPR-BPR bertumbangan. Namun itu bukan satu-satunya penyebab, karena ada faktor lain seperti mismanajemen dan lain sebagainya.

"Bukan karena COVID saja, utamanya karena mismanajemen dan fraud," jelasnya.

Namun kondisi yang ada, lanjut Purbaya bukan berarti membuat perbankan terganggu. Menurutnya BPR yang mengalami likuidasi merupakan bentuk dari kompetisi di sektor perbankan.

"Itu memang laju masuk dan kematian biasa dari suatu sistem perbankan yang kompetitif," tambah Purbaya.

Lihat juga video 'Uang Pemda yang Mengendap di Bank Tembus Rp 157 T':

[Gambas:Video 20detik]



(toy/das)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT