Bank Digital Menjamur di RI, Bunga Kredit Bisa Bersaing?

Sylke Febrina Laucereno - detikFinance
Jumat, 13 Mei 2022 15:15 WIB
MENIMBANG PENDIRIAN BANK DIGITAL DI INDONESIA
Ilustrasi/Foto: detik
Jakarta -

Bank digital kini meramaikan sektor keuangan nasional. Direktur Center of Economic and Law Studies (CELIOS) Bhima Yudhistira mengungkapkan prospek bank digital akan didorong oleh tiga tren saat ini.

Pertama, bank tradisional akan berlomba membentuk anak usaha sendiri untuk membentuk unit usaha bank digital. Kedua, akuisisi akan semakin marak dari startup membeli bank-bank kecil untuk disulap menjadi bank digital.

"Bahkan ada kecenderungan pemain baru bank digital saat ini mulai didominasi Fintech dan Superapps yang merambah ke bisnis jasa keuangan," kata Bhima saat dihubungi, Jumat (13/5/2022).

Tren ketiga adalah bank digital akan agresif dalam menawarkan layanan paylater, investasi ritel, dan wealth management dimana ceruk ini masih terbuka sangat lebar.

Bhima juga menyoroti, ada beberapa hal yang perlu dibenahi adalah soal efisiensi biaya bunga bank digital yang terbilang masih mahal.

Harapan awal dengan kehadiran bank digital adalah turunnya suku bunga pinjaman dan mencegah lomba special rate untuk kejar simpanan.

"Tapi masih ada problem dalam praktik sehingga beberapa bank digital masih tawarkan bunga simpanan yang jauh lebih tinggi dibanding bank tradisional," kata dia.

Menurut Bhima, diperlukan intervensi OJK agar kehadiran bank digital bisa menciptakan persaingan pasar yang lebih sehat. "Misalnya seperti capping (pembatasan) suku bunga dari regulator," jelas dia.

Sekadar informasi, kini bank digital makin meramaikan persaingan di Indonesia. Salah satu yang paling baru adalah Allo Bank yang sebentar lagi akan diluncurkan. Allo bank mengusung tema all for one, one for all. Allo Bank membidik semua lapisan generasi mulai dari kolonial, milenial, sampai zilenial.

Nantinya transaksi perbankan sangat mudah hanya dalam satu genggaman. Tak cuma Allo bank, bank digital di Indonesia juga ada Bank Jago, Bank Neo Commerce, blu by Digital BCA, Digibank DBS, Jenius sampai Line Bank.

(kil/eds)