Allianz Buka Suara Soal Kasus Rugikan Guru-Kelompok Agama AS

Aulia Damayanti - detikFinance
Rabu, 18 Mei 2022 22:45 WIB
Logo Allianz di gedung Allianz, Jl rasuna Said Jakarta
Foto: Ari Saputra
Jakarta -

Perusahaan asuransi Jerman Allianz dikabarkan sebelumnya tengah mengalami masalah berkaitan dengan kasus penipuan yang dilakukan anak perusahaan di Amerika Serikat (AS) Allianz Global Investors.

Penipuan menyasar investasi dana pensiun guru, organisasi keagamaan dan yayasan. Laporan tersebut diberitakan oleh CNN.

Merespon pemberitaan tersebut, PT Asuransi Allianz Life Indonesia buka suara. Head of Corporate Communications Allianz Indonesia, Wahyuni Murtiani mengatakan penyelidikan terhadap Allianz Global Investor (AGI) sudah berakhir.

Dalam keterangan perusahaan, kasus itu berkaitan dengan Structured Alpha Fund oleh Department of Justice USA dan Securities and Exchange Commission (SEC).

Wahyuni menjelaskan, insiden ini timbul karena adanya oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab terkait Structured Alpha Fund AGI USA dan tidak mempengaruhi fund atau dana lainnya.

"Pihak Allianz Group dan AGI USA menyayangkan terjadinya insiden ini dan telah mengambil langkah-langkah yang diperlukan untuk menyelesaikan dengan pihak-pihak terkait," jelasnya dalam keterangan tertulis yang diterima detikcom, Rabu (18/5/2022).

Sebagai bentuk tanggung jawab, Wahyuni mengatakan Allianz Group harus melakukan pembayaran denda dan penalti sebesar US$ 5,8 miliar, di mana sebagian besar dana tersebut akan digunakan untuk nasabah yang terdampak.

"Untuk memastikan tidak ada dampak terhadap dana lain, AGI telah menjalin kemitraan dengan Voya Investment Management untuk mengelola fund yang ada, di mana sebagian besar dipasarkan di Amerika Serikat," lanjutnya.

Lanjut di halaman berikutnya.



Simak Video "Adaptasi dan Inovasi Allianz jadi Kunci Bertahan di Pandemi"
[Gambas:Video 20detik]