ADVERTISEMENT

Bank DKI Gandeng Bank NTT Perluas Layanan Digital

Shafira Cendra Arini - detikFinance
Minggu, 29 Mei 2022 22:30 WIB
Seorang mahasiswa tengah melakukan transaksi penarikan uang tunai dengan nominal Rp20.000,- di ATM Bank DKI di Universitas Pamulang, Tangerang Selatan (6/2/2020)
Foto: dok. Bank DKI
Jakarta -

Upaya digitalisasi transaksi keuangan kian hari kian gencar dilakukan oleh pemerintah dengan memperluas penerapan transaksi non-tunai. Salah satu langkah pemerintah yakni dengan mewujudkan sinergi antar Bank Pembangunan Daerah Seluruh Indonesia (SI).

Bank DKI dan Bank NTT sepakat melakukan kolaborasi perbankan yang ditandai dengan penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) pembayaran digital melalui co-branding uang elektronik dan aplikasi digital pada Selasa (24/05/2022). MoU tersebut ditandatangani oleh Direktur Teknologi dan Operasional Bank DKI, Amirul Wicaksono dan Direktur Utama Bank NTT.

"Kolaborasi ini semakin mendorong perluasan penerapan transaksi non-tunai di seluruh Indonesia, dan harapannya dapat memberikan peningkatan ekonomi di berbagai sektor" ujar Sekretaris Perusahaan Bank DKI, Herry Djufraini dalam rilisannya kepada media.

Melihat lebih jauh, kolaborasi ini mencakup dukungan Bank DKI terhadap Bank NTT dalam implementasi transaksi non-tunai dengan menggunakan ekosistem digital yang dimiliki Bank DKI serta branding yang dipilih oleh Bank NTT.

Selain itu, melalui kolaborasi ini Bank NTT dapat menggunakan platform digital ataupun produk E-channel milik Bank DKI yang akan terintegrasi dengan JakCard.

JakCard sendiri merupakan kartu prepaid milik Bank DKI yang telah dapat digunakan untuk memenuhi kebutuhan transaksi non-tunai penggunanya seperti tiket transportasi MRT Jakarta, LRT Jakarta, Transjakarta, Railink, jaringan Mikrotrans, hingga tiket masuk berbagai lokasi wisata. Dan pembayaran berbagai merchan.

Berbagai kolaborasi yang dijajaki Bank DKI dengan sejumlah BPD tidak hanya menjadi bentuk implementasi sinergi BPD SI namun juga menjadi penanda kepercayaan terhadap kapasitas teknologi yang dimiliki Bank DKI.

"Bank DKI juga terus berupaya untuk menghadirkan layanan ekosistem digital atau e-channel untuk mendorong penerapan transaksi non-tunai di berbagai komunitas di DKI Jakarta melalui JakOne Community Apps seperti JakOne Erte, JakOne Artri, dan Ancol Apps. Ke depan, Bank DKI akan terus melakukan inovasi layanan perbankan digital seperti JakOne Pay dan JakSchool" Tutup Herry Djufraini.

Upaya digitalisasi transaksi keuangan kian hari kian gencar dilakukan oleh pemerintah dengan memperluas penerapan transaksi non-tunai. Salah satu langkah pemerintah yakni dengan mewujudkan sinergi antar Bank Pembangunan Daerah Seluruh Indonesia (SI).

Bank DKI dan Bank NTT sepakat melakukan kolaborasi perbankan yang ditandai dengan penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) pembayaran digital melalui co-branding uang elektronik dan aplikasi digital pada Selasa (24/05/2022). MoU tersebut ditandatangani oleh Direktur Teknologi dan Operasional Bank DKI, Amirul Wicaksono dan Direktur Utama Bank NTT.

"Kolaborasi ini semakin mendorong perluasan penerapan transaksi non-tunai di seluruh Indonesia, dan harapannya dapat memberikan peningkatan ekonomi di berbagai sektor" ujar Sekretaris Perusahaan Bank DKI, Herry Djufraini dalam rilisannya kepada media.

Melihat lebih jauh, kolaborasi ini mencakup dukungan Bank DKI terhadap Bank NTT dalam implementasi transaksi non-tunai dengan menggunakan ekosistem digital yang dimiliki Bank DKI serta branding yang dipilih oleh Bank NTT.

Selain itu, melalui kolaborasi ini Bank NTT dapat menggunakan platform digital ataupun produk E-channel milik Bank DKI yang akan terintegrasi dengan JakCard.

JakCard sendiri merupakan kartu prepaid milik Bank DKI yang telah dapat digunakan untuk memenuhi kebutuhan transaksi non-tunai penggunanya seperti tiket transportasi MRT Jakarta, LRT Jakarta, Transjakarta, Railink, jaringan Mikrotrans, hingga tiket masuk berbagai lokasi wisata. Dan pembayaran berbagai merchan.

Berbagai kolaborasi yang dijajaki Bank DKI dengan sejumlah BPD tidak hanya menjadi bentuk implementasi sinergi BPD SI namun juga menjadi penanda kepercayaan terhadap kapasitas teknologi yang dimiliki Bank DKI.

"Bank DKI juga terus berupaya untuk menghadirkan layanan ekosistem digital atau e-channel untuk mendorong penerapan transaksi non-tunai di berbagai komunitas di DKI Jakarta melalui JakOne Community Apps seperti JakOne Erte, JakOne Artri, dan Ancol Apps. Ke depan, Bank DKI akan terus melakukan inovasi layanan perbankan digital seperti JakOne Pay dan JakSchool" Tutup Herry Djufraini.

(dna/dna)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT