ADVERTISEMENT

Satgas BLBI Panggil Irswanto & Kaharudin Ongko, Tagih Utang Rp 159 M

Anisa Indraini - detikFinance
Jumat, 10 Jun 2022 14:38 WIB
Ketua Satgas BLBI Rionald Silaban
Ketua Satgas BLBI Rionald Silaban/Foto: Trio Hamdani
Jakarta -

Satuan Tugas Penanganan Hak Tagih Negara Dana Bantuan Likuiditas Bank Indonesia (Satgas BLBI) memanggil Irswanto Ongko dan Kaharudin Ongko mewakili PT Indoland Jaya.

Pemanggilan disampaikan secara terbuka lewat media oleh Ketua Satgas BLBI Rionald Silaban. Hal itu menandakan pihak tersebut tidak kooperatif dalam pelunasan utang kepada negara.

Dalam pengumuman tersebut tertulis Irswanto Ongko merupakan Direktur Utama PT Indoland Jaya dan Kaharudin Ongko selaku Komisaris. Kehadiran mereka diharapkan pada 14 Juni 2022 pukul 8.30 WIB di Gedung Syafrudin Prawiranegara, Lapangan Banteng, Jakarta Pusat.

Keduanya akan menghadap Ketua Pokja Penagihan dan Litigasi Tim C. Hal ini terkait penyelesaian penagihan utang BLBI sebesar US$ 10,97 juta atau Rp 159,72 miliar (kurs Rp 14.560).

"Agenda menyelesaikan hak tagih negara dana BLBI setidak-tidaknya sebesar US$ 10.968.075," tulis Rionald dikutip detikcom, Jumat (10/6/2022).

Sebelumnya, Kaharudin Ongko berkirim surat kepada Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati. Hal itu dilakukan melalui kuasa hukumnya Firma Hukum Imran Ganie & Partners.

Kuasa Hukum Kaharudin Ongko, Mohamad Ali Imran Ganie menyampaikan bahwa kliennya sejauh ini telah beritikad baik, kooperatif dan berkomitmen untuk menyelesaikan urusan keperdataan tersebut.

"Alih-alih tidak menjalankan kewajibannya sebagai obligor, klien kami telah melaksanakan serangkaian pembayaran kepada pemerintah yakni berupa pembayaran dalam bentuk uang tunai dan juga berupa penyerahan aset-aset yang telah dinilai oleh klien kami yang seharusnya saat ini telah mencapai ± Rp 4 triliun, selanjutnya hal tersebut akan didiskusikan kembali dengan Pemerintah untuk mencari titik temu," ujar Imran.

(aid/ara)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT