AS Hingga Inggris Naikkan Suku Bunga Berjemaah, Krisis Sudah Dekat?

ADVERTISEMENT

AS Hingga Inggris Naikkan Suku Bunga Berjemaah, Krisis Sudah Dekat?

Anisa Indraini - detikFinance
Jumat, 17 Jun 2022 10:52 WIB
The Fed Diperkirakan Naikkan Suku Bunga 3 Kali Tahun 2016
AS Hingga Inggris Naikkan Suku Bunga Berjemaah, Krisis Sudah Dekat?/Foto: CNBC

4. India

Bank sentral India (The Reserve Bank of India/RBI) juga memutuskan untuk menaikkan suku bunga acuannya dari rekor terendah. Hal ini sempat mengejutkan pasar pada Rabu (4/5) lalu.

RBI menaikkan suku bunga acuan sebesar 40 bps menjadi 4,40%, dari sebelumnya di level 4%. Hal ini menjadi perubahan pertama dalam dua tahun terakhir dan kenaikan suku bunga pertama dalam hampir empat tahun terakhir.

RBI juga menaikkan rasio cadangan kas bank (CRR) atau proporsi simpanan yang harus disisihkan bank di RBI sebagai uang tunai sebesar 50 bps menjadi 4,50%, efektif mulai 21 Mei 2022.

Kenaikan suku bunga acuan RBI pun membuat imbal hasil (yield) obligasi pemerintahnya bertenor 10 tahun melompat ke level 7,42%, tertinggi sejak Mei 2019.

5. Hong Kong

Otoritas Moneter Hong Kong (Hong Kong Monetary Authority/HKMA) menaikkan suku bunga acuannya pada (5/5) waktu setempat. Kenaikan sebesar 50 bps menjadi 1,25%.

6. Chili

Bank sentral Chili menaikkan suku bunga acuannya sebesar 75 bps menjadi 9% pada (8/6). Tidak menutup kemungkinan kenaikan akan terus berlanjut guna mengendalikan inflasi.

Mengutip Reuters, Dewan Moneter Bank Sentral Chili memberikan suara bulat untuk kenaikan suku bunga setelah inflasi tahunan di negara produsen tembaga nomer 1 dunia itu mencapai 10,5% pada April 2022. Inflasi tersebut jauh di atas target bank sentral yang hanya 3%.

7. Kanada

Dari jauh-jauh hari Bank sentral Kanada sudah menaikkan suku bunga acuan sebesar 50 bps dari 0,5% menjadi 1% pada Rabu (13/4). Keputusan diambil karena inflasi melonjak ke level 5,7%, jauh di atas perkiraan.

Inflasi meningkat karena harga komoditas minyak, gas alam, hingga bahan pangan melambung sejalan dengan ketidakpastian ekonomi akibat perang Rusia-Ukraina.

8. Sri Lanka

Bank sentral Sri Lanka juga mengerek tingkat bunga acuan sebesar 700 bps menjadi 14,5% pada April lalu. Ini merupakan rekor kenaikan tertinggi.

Bunga acuan sengaja dikerek demi menjaga rupee Sri Lanka yang jatuh sampai 35% dalam sebulan terakhir. Nilai tukar rupee disebut menjadi yang terburuk di dunia, bahkan melebihi rubel Rusia yang juga terjun setelah invasi dilancarkan.

9. Eropa

Bank Sentral Eropa atau European Central Bank (ECB) saat ini memang belum menaikkan suku bunga acuan. Meski begitu, pihaknya sudah ancang-ancang akan melakukannya pada bulan depan.

Dikutip dari CNBC, disebutkan ECB juga akan memangkas proyeksi pertumbuhan ekonomi kawasan tersebut. Pada rapat bulan Juli mendatang, ECB diyakini akan menaikkan bunga acuan sebesar 25 bps.


(aid/ara)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT