Rupiah Sering 'Diserang' Hoaks dari Foto Jokowi Sampai Palu Arit

ADVERTISEMENT

Rupiah Sering 'Diserang' Hoaks dari Foto Jokowi Sampai Palu Arit

Sylke Febrina Laucereno - detikFinance
Rabu, 13 Jul 2022 06:30 WIB
tangkapan layar uang bergambar Presiden Jokowi
Rupiah Sering 'Diserang' Hoaks dari Foto Jokowi Sampai Palu Arit/Foto: Dok. detikcom

Pakaian Adat China di UPK 75

Viral di medsos uang pecahan Rp 75.000 atau uang rupiah khusus untuk memperingati HUT RI-75 pada 17 Agustus 2020 kemarin disebut bergambar baju adat dari China.

Menanggapi hal tersebut, Kepala Departemen Pengelolaan Uang Marlison Hakim mengungkapkan jika baju adat yang ada di uang tersebut bukan berasal dari China.

"Itu adalah baju adat dari Kalimantan Utara, adat suku Tidung ya Kalimantan Utara. Bukan dari China, ini asli daerah Indonesia!," kata Marlison.

Foto Jokowi

Salah satu akun yang mengunggah gambar uang tersebut, menyebut bahwa lembaran mata uang itu merupakan uang terbaru. Rencananya akan dikeluarkan oleh salah satu bank yakni BI sebagai pengganti uang seratus ribu rupiah.

"Mata uang terbaru bergambar Presiden Jokowi. Rencana akan dikeluarkan BNI baru-baru ini pengganti uang pecahan uang seratus ribu rupiah," tulis akun TikTok @ins4****, dikutip Selasa (12/7/2022).

Berdasarkan gambar yang diunggah akun tersebut, selain gambar Jokowi uang itu dibaliknya bergambar istana Bogor. Untuk warna mata uang kertas itu dominan merah dan merah muda. Pada kedua sisi tertulis Bank Indonesia.

Menanggapi hal itu, Direktur Eksekutif Departemen Komunikasi Bank Indonesia (BI), Erwin Haryono memastikan uang kertas pecahan Rp 100 dengan gambar Jokowi adalah palsu atau hoaks. Menurutnya ada ketentuan khusus untuk memilih tokoh yang dijadikan gambar di uang kertas.

Ketentuan seseorang atau tokoh masuk sebagai gambar di mata uang, salah satunya pahlawan yang sudah tutup usia. Jadi, Erwin memastikan jika gambar mata uang adalah tokoh yang masih hidup, berarti hoaks.

"Salah satu yang sebagai acuan, kalaupun mau pakai gambar orang itu gambar pahlawan yang sudah meninggal," jelasnya saat ditemui di Nusa Dua, Bali, Selasa (12/7/2022).


(kil/ara)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT