ADVERTISEMENT

Menengok Rencana Transfer Duit Tanpa Nomor Rekening

Sylke Febrina Laucereno - detikFinance
Sabtu, 23 Jul 2022 19:42 WIB
Woman sending money to her friend using mobile phone
Ilustrasi/Foto: Getty Images/iStockphoto/grinvalds
Jakarta -

Sistem pembayaran Indonesia terus berkembang. Hal ini akan membuat lebih efisien dan aman dengan memanfaatkan teknologi terkini.

Apalagi di era digital yang terus berubah dan berkembang. Dalam Blueprint Sistem Pembayaran Indonesia (BSPI) 2025 disebutkan saat ini belum terdapat skema transaksi yang secara optimal menggunakan proxy ID.

"Yang memanfaatkan nomor ponsel atau jenis identifikasi lainnya, sebagai pengganti rekening," tulis BSPI 2025, dikutip Sabtu (23/7/2022).

Dalam Blueprint itu disebutkan inisiatif ini diharapkan mampu merespons kebutuhan masyarakat termasuk kebutuhan bertransaksi secara digital.

Sistem pembayaran ritel nasional akan ditata dalam sebuah konfigurasi baru yang memungkinkan terbentuknya ekosistem digital yang sehat.

"End state dari konfigurasi tersebut adalah sistem yang bersifat real time, beroperasi 24/7, efisien, murah, dan aman. Untuk itu, perlu dikembangkan infrastruktur sistem pembayaran yang tersedia, setiap saat (24/7) dan mampu melayani berbagai transaksi pembayaran antar nasabah dengan memanfaatkan Payment ID," tulisnya.

Di sisi back end, BI-FAST, GPN, dan SKNBI menjadi tulang punggung infrastruktur switching, kliring, dan settlement transaksi ritel nasional. BI-FAST merupakan infrastruktur fast payment untuk mengakomodir dan memfasilitasi pembayaran menggunakan kartu, UE, dan skema direct to account, baik transfer kredit maupun transfer debet.

BI-FAST akan menggunakan mekanisme real time gross dan akan beroperasi secara 24/7. Standar format pesan (message format) ISO 20022 akan digunakan untuk memastikan interoperabilitas, baik domestik maupun internasional.

"Selain itu, BI-FAST akan memiliki fitur proxy address. Peserta BI-FAST terdiri dari peserta langsung dan tidak langsung yang dapat berupa bank maupun non-bank," jelasnya.

(hns/hns)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT