ADVERTISEMENT

Berapa Kali Peserta BPJS Kesehatan Bisa Tambal Gigi?

Ignacio Geordi Oswaldo - detikFinance
Kamis, 04 Agu 2022 18:06 WIB
Sebanyak 300 relawan gigi di 72 kota di Indonesia lakukan perawatan lanjutan (scaling) kepada masyarakat. Mereka memberikan penjelasan tentang kesehatan gigi.
Perawatan Mulut dan Gigi Pakai BPJS Kesehatan/Foto: dok. PDGI
Jakarta -

Perawatan gigi dan mulut bisa menggunakan layanan BPJS Kesehatan. Hal ini menjadi penting untuk diketahui sebab bagi sebagian orang, biaya untuk melakukan perawatan gigi tidaklah murah.

Selain itu khusus untuk perawatan gigi yang ditanggung BPJS Kesehatan ini pilihannya cukup beragam dan bisa ditindak melalui beberapa fasilitas kesehatan tingkat pertama atau tingkat lanjutan. Termasuk di dalamnya adalah prosedur tambal gigi.

Tambal gigi adalah metode perawatan yang paling umum untuk membantu memperbaiki gigi rusak atau berlubang. Nantinya gigi berlubang akan diisi oleh bahan tambalan supaya lubang dapat kembali tertutup.

Adapun jenis-jenis bahan untuk tambal gigi ada banyak. Seperti tambalan warna perak, emas, ionomer kaca, porselen, serta komposit. Akan tetapi, jenis yang biasa digunakan dan ditanggung BPJS Kesehatan adalah bahan resin komposit atau bahan glass ionomer cement (GIC).

Lantas, berapa kali batas tambal gigi BPJS Kesehatan? Selama kondisi gigi berlubang yang butuh ditambal memenuhi indikasi medis, maka tindakan ini tidak memiliki patokan. Akan tetapi, tindakan tambal gigi memang tidak dapat dilakukan sembarangan, khususnya jika atas permintaan sendiri.

Nah bagi peserta BPJS Kesehatan yang membutuhkan pelayanan gigi, peserta dapat langsung mengunjungi Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama maupun di Fasilitas Kesehatan Tingkat Lanjutan yang bekerjasama dengan BPJS Kesehatan.

Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama

1. Dokter Gigi di Puskesmas; atau
2. Dokter Gigi di Klinik; atau
3. Dokter Gigi Praktek Mandiri/Perorangan

Fasilitas Kesehatan Rujukan Tingkat Lanjutan:

1. Dokter Gigi Spesialis/Sub Spesialis

Cara Tambal Gigi Menggunakan BPJS Kesehatan

Meski batas tambal gigi BPJS Kesehatan tidak memiliki patokan, akan tetapi peserta tetap harus mengikuti persyaratannya supaya semua biaya proses tambal gigi bisa dicover BPJS Kesehatan. Berikut tahapannya.

1. Bawa kartu BPJS Kesehatan dan KTP Anda untuk melakukan pemeriksaan gigi awal ke faskes tingkat I. Bisa Puskesmas, klinik, atau praktik mandiri, untuk memeriksakan kondisi gigi secara menyeluruh, apakah perlu ditambal atau tidak.

2. Jika memungkinkan untuk ditambal, dokter gigi di faskes tingkat I akan memberikan surat rujukan kasus gigi supaya bisa ditindak ke spesialis gigi.

3. Nantinya peserta BPJS Kesehatan tinggal datang ke faskes rujukan tingkat lanjutan sesuai yang diarahkan dari faskes tingkat I.

4. Pastikan peserta membawa kartu BPJS Kesehatan, KTP, dan surat rujukan kasus gigi dari faskes tingkat I.

5. Kemudian antre pendaftaran dan nantinya petugas di faskes rujukan tingkat lanjutan bertanggung jawab melakukan pengecekan keabsahan kartu dan surat rujukan, sekaligus melakukan input data ke dalam aplikasi Surat Eligibilitas Peserta (SEP) untuk dicetak.

6. Apabila sudah memenuhi syarat, peserta akan mendapat layanan kesehatan gigi berupa pemeriksaan, perawatan, pemberian tindakan, atau obat dan bahan medis habis pakai (BMHP).

7. Setelah selesai mendapatkan pelayanan, peserta wajib menandatangani bukti pelayanan pada lembar yang telah disediakan di masing-masing faskes.

Demikian informasi tentang perawatan gigi dan mulut menggunakan BPJS Kesehatan.

(fdl/fdl)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT