ADVERTISEMENT

Nabung di Bank Dapat 0%, Giliran Bunga Kredit Tembus 14,9%

Sylke Febrina Laucereno - detikFinance
Senin, 12 Sep 2022 11:57 WIB
Petugas Cash Center BNI menyusun tumpukan uang rupiah untuk didistribusikan ke berbagai bank di seluruh Indonesia dalam memenuhi kebutuhan uang tunai jelang Natal dan Tahun Baru. Kepala Kantor perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi Papua mengungkapkan jumlah transaksi penarikan uang tunai sudah mulai meningkat dibanding bulan sebelumnya yang bisa mencapai penarikan sekitar Rp1 triliun. Sedangkan untuk Natal dan tahun baru ini secara khusus mereka menyiapkan Rp3 triliun walaupun sempat diprediksi kebutuhannya menyentuh sekitar Rp3,5 triliun. (FOTO: Rachman Haryanto/detikcom)
Nabung di Bank Dapat 0%, Giliran Bunga Kredit Tembus 14,9%/Foto: Rachman Haryanto
Jakarta -

Suku bunga kredit di Indonesia disebut lebih gampang naik dibandingkan turun. Sejumlah ekonom menyebutkan hal ini terjadi karena ada beberapa faktor yaitu adanya interest rate rigidity sampai anomali di sistem keuangan.

Untuk bunga simpanan juga sudah sangat rendah bahkan untuk produk tabungan di bank besar, bunga dipatok 0-1%. Tak cuma bunga tabungan, bunga deposito juga saat ini berada di kisaran 2-2,25%. Mungkin akan berbeda untuk special rate, tergantung dari kesepakatan antara bank dan nasabah.

Sedangkan untuk suku bunga kredit di bank kini masih di atas 5%. Berikut daftarnya dirangkum dari suku bunga dasar kredit (SBDK) pada situs bank:

  1. PT Bank Central Asia Tbk (BCA) mematok bunga kredit korporasi sebesar 7,95%, kredit ritel 8,2%, kredit konsumsi KPR 7,2% dan kredit konsumsi non KPR 5,69%
  2. PT Bank Mandiri (Persero) Tbk memberikan bunga kredit korporasi 8%, kredit ritel 8,25%, kredit mikro 11,25%, kredit konsumsi KPR 7,25% dan kredit konsumsi non KPR 8,75%
  3. PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BNI) memberikan bunga kredit korporasi 8%, kredit ritel 8,25%, kredit konsumsi KPR 7,25% dan kredit konsumsi non KPR 8,75%
  4. PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BRI) mematok bunga kredit korporasi 8%, kredit ritel 8,25%, kredit mikro 14%, kredit konsumsi KPR 7,25% dan kredit konsumsi non KPR 8,75%
  5. PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BTN) memasang bunga kredit korporasi 8%, kredit ritel 8,25%, kredit konsumsi KPR 7,25% dan kredit konsumsi non KPR 8,75%
  6. PT Bank CIMB Niaga Tbk memberikan bunga kredit korporasi 8%, kredit ritel 8,75%, kredit konsumsi KPR 7,25% dan kredit konsumsi non KPR 8,5%
  7. PT Bank Mayapada Internasional Tbk memberikan bunga kredit korporasi 7,4%, kredit ritel 8,2%, kredit mikro 10,2%, kredit konsumtif KPR 7,7% dan kredit konsumtif non KPR 7,7%
  8. PT Bank Danamon Tbk memberikan bunga untuk kredit korporasi 8,25%, kredit ritel 9%, kredit konsumsi KPR 8% dan kredit konsumsi non KPR 9,25%
  9. PT Bank OCBC NISP Tbk memberikan bunga kredit korporasi 8,25%, kredit ritel 8,5%, kredit konsumsi KPR 8% dan kredit konsumsi non KPR 9,25%
  10. PT Bank Panin Tbk memberikan bunga kredit korporasi 8,39%, kredit ritel 8,25%, kredit mikro 14,9%. Kredit konsumsi KPR 7,75% dan kredit konsumsi non KPR 7,75%.

detikers, perlu diketahui suku bunga dasar kredit (SBDK) adalah bunga dasar yang digunakan untuk penetapan bunga kredit yang dikenakan oleh bank kepada nasabah. Jadi jangan heran dan bingung, jika bunga kredit yang sudah sampai ke nasabah belum tentu sama alias berbeda dengan SBDK yang dicantumkan bank.

SBDK belum memperhitungkan komponen estimasi premi risiko yang besarnya tergantung dari penilaian bank terhadap risiko masing-masing debitur atau kelompok debitur.



Simak Video "Bank Tawarkan Bunga Tinggi, Hati-hati Tak Dicover LPS"
[Gambas:Video 20detik]
(kil/ara)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT