Mau Pakai Uang Asli buat Mahar? Coba Baca Ini Dulu

ADVERTISEMENT

Mau Pakai Uang Asli buat Mahar? Coba Baca Ini Dulu

Anisa Indraini - detikFinance
Jumat, 14 Okt 2022 12:54 WIB
buket uang ratusan juta
Ilustrasi Uang Mahar. Foto: Dok. Sina News
Jakarta -

Uang kertas rupiah sebagai mahar pernikahan dengan dibentuk menjadi sesuatu agar menarik sudah menjadi tren sejak lama. Mahar dengan bentuk uang kertas yang didekorasi sedemikian rupa indahnya juga banyak dijual lewat toko online.

Uang kertas yang dilipat bisa dikategorikan dengan merusak rupiah yang aturannya tertuang dalam Undang-Undang (UU) Nomor 7 Tahun 2011 tentang Mata Uang. Lantas apakah boleh menggunakan uang asli sebagai mahar?

Kepala Grup Kebijakan Pengelolaan Uang Bank Indonesia (BI) Eva Aderia mengatakan uang rupiah asli boleh saja dijadikan sebagai mahar. Asalkan dalam bentuknya tidak sampai merusak kondisinya.

"Uang rupiah boleh dijadikan sebagai mahar. Yang dilarang sebagaimana pasal 25 UU Mata Uang Tahun 2011 adalah merusak, memotong, menghancurkan dan/atau mengubah rupiah dengan maksud merendahkan kehormatan rupiah sebagai simbol negara," kata Eva kepada detikcom, Jumat (14/10/2022).

Masih dalam aturan yang sama, bahkan terdapat sanksi bagi para pelaku yang merusak rupiah. Tak main-main, ancaman pidananya 5 tahun dan denda paling banyak Rp 1 miliar.

BI juga sempat mengkampanyekan larangan perajin gunakan uang asli untuk pernikahan. Penggunaan uang asli dalam pembuatan hiasan mahar akan berdampak pada rusaknya uang rupiah akibat disteples hingga dilem.

Meski begitu, penggunaan uang mainan dalam membuat hiasan mahar pun harus ada kriterianya. Ukuran uang mainan tidak boleh sama dengan yang asli dan tulisan uang mainan yang tercantum harus lebih dominan.

Simak video 'Hati-hati! Uang Mahar Nikah Jangan Dilipat':

[Gambas:Video 20detik]



(aid/das)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT