Kapan Rupiah Digital Dirilis? BI: Mudah-mudahan Tidak Terlalu Lama

ADVERTISEMENT

Kapan Rupiah Digital Dirilis? BI: Mudah-mudahan Tidak Terlalu Lama

Ilyas Fadilah - detikFinance
Senin, 05 Des 2022 13:45 WIB
logo bank indonesia
Kantor BI/Foto: Rengga Sancaya
Jakarta -

Indonesia akan memiliki Central Bank Digital Currency (CBDC) atau Rupiah Digital. Rupiah Digital bakal menjadi alat transaksi sah yang berlaku di Indonesia.

Pada 30 November 2022 lalu, Bank Indonesia (BI) meluncurkan white paper pengembangan Rupiah Digital. Lantas, kapan Rupiah Digital akan terbit?

Menurut Asisten Gubernur Bank Indonesia/Kepala Departemen Kebijakan Sistem Pembayaran Filianingsih Hendarta, saat ini progres Rupiah Digital masih di tahap awal. Namun, pihaknya berharap Rupiah Digital bisa terbit tidak terlalu lama.

"Kita lihat tahapannya sesiapnya. Kalau belum siap kita tunggu. Ya mudah-mudahan tidak terlalu lama," katanya dalam acara BIRAMA Talkshow: Meniti Jalan Menuju Digital Rupiah di Gedung BI, Jakarta Pusat, Senin (5/12/2022).

Filianingsih mengaku enggan menebar janji manis. Ia menyebut akan tidak enak jika janji yang ditebar tidak sesuai harapan. "Nggak berani Janji. Kita udah overpromise nanti nggak under deliver kan nggak enak," sambungnya.

Dalam kesempatan itu, Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo mengungkapkan alasan dikeluarkannya Rupiah Digital. Alasan pertama adalah karena BI menjadi satu-satunya lembaga berwenang yang mengeluarkan Rupiah Digital.

"Karena BI satu-satunya lembaga negara, sesuai Undang-Undang yang berwenang mengeluarkan digital currency yang disebut digital rupiah," katanya dalam acara tersebut.

Alasan kedua adalah untuk melayani masyarakat. Hadirnya Rupiah Digital memberikan lebih banyak pilihan ke masyarakat untuk bertransaksi. Masyarakat akan mendapat pilihan transaksi menggunakan uang fisik maupun uang digital.

Ketiga, Rupiah Digital bisa mempererat kerja sama Indonesia dengan lembaga internasional. Perry menyebut BI akan bekerja sama dengan bank sentral negara lain untuk merumuskan nilai tukar Rupiah Digital dan uang digital negara lain.

"Jadi agar kita terus bisa melakukan kerja sama internasional. Oleh karena itu, ke depan akan ada nilai tukarnya dengan Digital Dolar, Euro, Ringgit, Thai Bath dan lainnya," kata Perry.

Adapun tahap pertama implementasi Rupiah Digital dimulai dari Wholesale Rupiah Digital untuk penerbitan, pemusnahan, dan transfer antar bank. BI akan memilih bank dan lembaga non-bank yang dianggap layak menjadi wholesale Adapun distribusi platform Rupiah Digital akan melalui sistem blockchain dan Distributed Ledger Technology.

(ara/ara)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT