Melesat! Jumlah Uang Beredar Tembus Rp 10.133 T

Melesat! Jumlah Uang Beredar Tembus Rp 10.133 T

Shafira Cendra Arini - detikFinance
Sabtu, 24 Jan 2026 10:20 WIB
Petugas Cash Center BNI menyusun tumpukan uang rupiah untuk didistribusikan ke berbagai bank di seluruh Indonesia dalam memenuhi kebutuhan uang tunai jelang Natal dan Tahun Baru. Kepala Kantor perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi Papua mengungkapkan jumlah transaksi penarikan uang tunai sudah mulai meningkat dibanding bulan sebelumnya yang bisa mencapai penarikan sekitar Rp1 triliun. Sedangkan untuk Natal dan tahun baru ini secara khusus mereka menyiapkan Rp3 triliun walaupun sempat diprediksi kebutuhannya menyentuh sekitar Rp3,5 triliun. (FOTO: Rachman Haryanto/detikcom)
Ilustrasi/Foto: Rachman Haryanto
Jakarta -

Bank Indonesia (BI) melaporkan, likuiditas perekonomian atau uang beredar dalam arti luas (M2) pada Desember 2025 tumbuh lebih tinggi. Pada Desember 2025, M2 tumbuh sebesar 9,6% (year on year/yoy), lebih tinggi dibandingkan pertumbuhan November 2025 sebesar 8,3% (yoy) sehingga mencapai Rp 10.133,1 triliun.

Direktur Eksekutif Departemen Komunikasi BI, Ramdan Denny Prakoso mengatakan, perkembangan tersebut didorong oleh pertumbuhan uang beredar sempit (M1) sebesar 14,0% secara tahunan (yoy) dan uang kuasi sebesar 5,5% (yoy).

"Perkembangan M2 pada Desember 2025 terutama dipengaruhi oleh tagihan bersih kepada Pemerintah Pusat (Pempus) dan perkembangan penyaluran kredit," kata Ramdan dalam keterangan tertulis, Sabtu (24/1/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Ramdan mengatakan, tagihan bersih kepada Pempus tumbuh sebesar 13,6% (yoy). Angka ini meningkat dibandingkan pertumbuhan pada bulan sebelumnya sebesar 8,7% (yoy).

ADVERTISEMENT

Kemudian, penyaluran kredit pada Desember 2025 tumbuh sebesar 9,3% (yoy), lebih tinggi dibandingkan pertumbuhan November 2025 sebesar 7,9% (yoy).
Sementara itu, aktiva luar negeri bersih tumbuh sebesar 8,9% (yoy), setelah pada bulan sebelumnya tumbuh sebesar 9,7% (yoy).

(shc/ara)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads