Bank Indonesia (BI) memutuskan untuk menahan BI rate di level 5,75%. Selain itu, suku bunga deposit facility 4,75% dan lending facility 6,50%.
"Rapat Dewan Gubernur Bank Indonesia pada tanggal 18 hingga 19 Agustus 2026 memutuskan untuk mempertahankan BI rate sebesar 5,75%, suku bunga deposit facility sebesar 4,75% dan suku bunga lending facility 6,5%," kata Pejabat Gubernur Sementara BI Destry Damayanti, Jakarta, Rabu (19/8/2026).
Dia mengatakan, keputusan ini sebagai upaya memperkuat stabilitas nilai tukar rupiah.
"Keputusan ini tetap konsisten dengan upaya memperkuat stabilitas nilai tukar rupiah dari dampak tingginya gejolak global akibat perang di Timur Tengah," katanya.
Untuk diketahui, sebelumnya BI juga menahan suku bunga acuan di level 5,75%. Suku bunga deposit facility tetap 4,75%, dan suku bunga lending facility masih 6,50%.
"Rapat Dewan Gubernur (RDG) Bank Indonesia pada 21-22 Juli 2026 memutuskan untuk mempertahankan BI-Rate sebesar 5,75%,suku bunga Deposit Facility sebesar 4,75%, dan suku bunga Lending Facility sebesar 6,50%," kata Gubernur BI Perry Warjiyo dalam konferensi pers, Rabu (22/7) lalu.
Tonton juga video "Destry Jadi Calon Tunggal Gubernur BI, Investor Respons Positif"
(acd/acd)