Follow detikFinance
Rabu 22 Nov 2017, 06:56 WIB

Pentingnya Membuat Anggaran Keluarga

Mohamad Taufiq Ismail - detikFinance
Pentingnya Membuat Anggaran Keluarga Foto: Muhammad Ridho
Jakarta - Untuk Anda yang tidak pernah melakukan pencatatan pengeluaran pasti akan menganggap bahwa membuat sebuah anggaran itu tidak terlalu penting untuk dilakukan. Toh selama ini kondisi keuangan masih aman-aman saja, tidak pernah ada kekurangan yang berarti.

Okelah ada sesekali pinjam teman atau saudara, tapi masih bisa dikelola dengan baik. Namun tahukah Anda bahwa dengan membuat sebuah anggaran keluarga, maka Anda akan dapat melakukan pemetaan pemasukan dan pengeluaran sehingga Anda tidak perlu lagi sampai meminjam dari saudara atau teman?

Dengan membuat anggaran keluarga, baik itu untuk pemasukan dan pengeluaran, maka Anda akan dapat mengetahui perkiraan jumlah pemasukan dan pengeluaran dalam satu periode.

Misalnya saja untuk anggaran bulanan. Anda dapat memperkirakan pemasukan dari jumlah gaji bulanan. Sedangkan untuk pengeluaran, lakukan perincian seluruh pengeluaran yang akan dilakukan dalam satu bulan.

Berapa jumlah untuk pos tabungan, investasi, sedekah, asuransi, SPP anak, asisten rumah tangga, belanja baju, gas, air, listrik, servis mobil. Seluruhnya kita jumlahkan, sehingga akan diketahui dalam bulan tersebut Anda defisit atau surplus.

Apabila dalam bulan tersebut ternyata surplus maka Anda bisa bernafas lega. Surplus tersebut bisa Anda tabung untuk kepentingan dana darurat ataupun kepentingan lainnya. Jika defisit, maka tutuplah defisit tersebut dari tabungan atau sumber lainnya.

Kegunaan lain dari membuat anggaran adalah Anda dapat melihat pos-pos mana saja yang merupakan pos terbesar dari pendapatan dan pengeluranmu. Jika Anda memiliki beragam sumber pemasukan, Anda bisa tahu dari mana sebenarnya penghasilan terbesarmu berasal.

Demikian pula untuk pengeluaran, Anda bisa mengetahui pos pengeluaran mana yang paling besar persentasenya.

Anda bisa lakukan evaluasi dan modifikasi besaran pengeluaran tersebut agar mencapai jumlah yang ideal. Misalnya untuk porsi pengeluaran cicilan utang sebaiknya berkisar pada jumlah 30% dari penghasilan bulanan.

Dengan membuat anggaran keluarga, Anda juga akan memiliki catatan yang berfungsi sebagai panduan untuk evaluasi atas kondisi pemasukan dan pengeluaranmu di bulan-bulan berikutnya.

Caranya adalah dengan melakukan pencatatan atas realisasi pemasukan dan pengeluaran. Apabila Anda menganggarkan pemasukan sebesar Rp 10 juta di bulan September, kemudian realisasinya hanya Rp 9 juta. Maka Anda dapat melakukan evaluasi mengapa hal tersebut bisa terjadi.

Apakah karena ada pembayaran gaji yang terlambat, atau jumlah bonus bulanan berkurang karena performa tidak sebaik bulan-bulan sebelumnya. Demikian pula halnya untuk pengeluaran, dengan mengetahui realisasi pengeluaran untuk biaya makan siang, Anda dapat membandingkannya dengan anggaran yang telah Anda buat.

Jika terlalu besar realisasinya, mungkin di bulan berikutnya Anda bisa mengurangi frekuensi makan siang di luar, atau mencari tempat makan lain yang lebih murah, atau membawa bekal dari rumah. Atau jika evaluasi Anda mengatakan bahwa biaya makan siang di luar tetap harus dipertahankan artinya ada pos pengeluaran lain yang jumlahnya perlu dikurangi.

Dan terakhir, salah satu fungsi anggaran keluarga, Anda akan mempunyai check list lengkap untuk pengeluaran rutin bulananmu. Misalnya untuk pengeluaran air, listrik, SPP anak, les anak. Anda tinggal berikan kode bahwa pengeluaran tersebut telah direalisasikan, sehingga tidak ada pembayaran yang lupa dilakukan.

Belajar membuat anggaran keuangan keluar yang baik dan benar sangat kritikal. Anda bisa belajar detil di workshop CPMM atau Basic FP, apakah itu? Cek info berikut ini.

Ada yang dilakukan baik oleh AAM & Associates https://ow.ly/pxId30gC3BB maupun IARFC Indonesia https://ow.ly/NbPy30gC3Dy.

Untuk workshop Kaya Raya Dengan Reksadana di bulan Desember bisa dibuka di sini https://bit.ly/RDJKT12. Untuk belajar mengelola gaji bulanan bisa ikut workshop CPMM, info buka di sini https://bit.ly/PMJKT12.

Yang di Surabaya bisa cek info workshop di sini https://bit.ly/PMSBY17 dan di sini https://bit.ly/RDSBY12. Sementara untuk ilmu yang lengkap, anda bisa belajar tentang perencanaan keuangan komplit, bahkan bisa jadi konsultannya dengan ilmu advance, info buka di sini https://bit.ly/ADV1217 dan https://bit.ly/ADV1217.

Selain itu bisa juga bergabung di akun telegram group kami dengan nama Seputar Keuangan atau klik di sini t.me/seputarkeuangan.

Demikian, semoga membantu. (ang/ang)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: promosi[at]detikfinance.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed