Follow detikFinance Follow Linkedin
Jumat, 18 Jan 2019 06:31 WIB

Solusi Praktis Atasi Masalah Keuangan (1)

Stanley Christian - Aidil Akbar Madjid & Partners - detikFinance
Foto: Rachman Haryanto Foto: Rachman Haryanto
Jakarta - Masalah keuangan yang umum terjadi bukan karena pendapatan yang kurang atau kecil, tapi lebih karena kemampuan mengelola keuangan, seperti cashflow yang berantakan sehingga masalah keuangan yang terjadi adalah lebih besar pengeluaran daripada pemasukan yang Anda dapatkan.

Terdengar sederhana, tapi karena hal ini bisa menjadi salah satu alasan pertengkaran di dalam keluarga lho. Sehingga yang paling cepat terlintas di benak kita ketika menghadapi masalah seperti di atas adalah dengan mencari uang lebih atau tambahan untuk mengatasinya.

Apakah cara demikian bisa berhasil? Belum tentu, karena stabilitas keuangan tidak akan tercapai hanya dengan pemasukan lebih banyak. Yang diperlukan adalah diri sendiri yang memiliki sikap disiplin dan komitmen akan keuangan.

Bagi kita yang masih fokus terhadap jumlah pendapatan dibandingkan jumlah pengeluaran, seharusnya mulai sadar bahwa tidak akan pernah ada pemasukan yang cukup tinggi untuk memenuhi semua hal yang kita inginkan.

Inilah sifat alami manusia dimana saat merasa bahwa kita memiliki uang lebih banyak, biasanya kita juga akan mengeluarkan uang lebih banyak. Maka kita jangan terlalu fokus pada pendapatan saja, tapi juga pada pengeluaran.

Tentu setiap orang memiliki pandangan dan permasalahan mengenai keuangan tersendiri atau berbeda-beda sehingga tidak bisa disamakan. Namun kita ambil beberapa contoh masalah keuangan yang umum terjadi disertai solusi yang teman-teman bisa aplikasikan.

Cashflow yang berantakan
Dalam keuangan seseorang atau keluarga hingga sebesar perusahaan, cashflow merupakan jantungnya. Sumber kehidupan ada di cashflow ini, hingga ada yang menyebutnya dengan 'yang penting dapur ngebul'.

Maka bila cashflow anda berantakan, tentu sangat mengganggu kehidupan anda kan. Maka solusi sederhana yang bisa kita lakukan untuk mengetahui permasalahannya dimana adalah dengan mencatat setiap pemasukan dan pengeluaran anda.

Pemasukan tentu mudah, dari gaji atau penghasilan lainnya. Nah pengeluaran harus anda catat dengan lengkap juga ya. Tujuannya untuk mengetahui seberapa besar pemasukan dan pengeluaran Anda sehingga bisa mengetahui dengan detail kemana uang anda pergi.

Sehingga pertanyaan-pertanyaan yang kerap kali muncul "uang gw ke mana ya, kok udah habis saja?" dan sebagainya bisa anda jawab sendiri dengan memiliki catatan tersebut.

Jika Anda sudah mencatat secara rutin, maka anda akan tahu ke mana uang Anda pergi selama ini. Dan tentunya anda dapat melihat apakah pengeluaran tersebut penting atau tidak, besar atau kecil nominalnya sehingga Anda dapat mulai melakukan pengelompokan dari pengeluaran anda.

Mana yang kategorinya wajib, butuh dan ingin. Kategori wajib adalah yang memiliki denda bila anda tidak bayar, misal listrik, telepon pasca bayar. Kategori butuh adalah yang memang anda butuhkan setiap bulannya, misalnya kebutuhan mandi, sayur dan lainnya.

Kategori ingin adalah yang anda beli karena rasa ingin anda, misal merokok 1 bungkus per hari, ke coffee shop 3x sehari, dan lainnya.

Setelah anda mengetahui dan membagi kedalam beberapa kelompok tadi, maka saatnya anda masuk langkah selanjutnya yaitu membuat anggaran. Inilah langkah penting selanjutnya agar cashflow anda tetap dalam batas yang aman yaitu membuat anggaran.

Seperti halnya bila pergi berlibur, bila tidak memiliki anggaran yang ketat, pasti akan melebihi dari anggaran yang sudah dibuat. Maka untuk kehidupan dalam sebulanpun harus kita buat anggaran yang jelas, agar tidak melebihi batas aman.

Coba anda tanyakan ke diri sendiri, berapa banyak uang yang anda habiskan per harinya dari senin hingga jumat? Berapa anda habiskan bersama keluarga saat hari sabtu dan minggu? Bila anda terdiam dan berpikir karena belum tahu angkanya, berarti anda belum memiliki anggaran.


Untuk mencegah agara anda tidak terdiam, maka anda perlu mempelajari bagaimana cara membuat anggaran yang baik dan benar. Anda bisa mengikuti kelas atau workshop yang dilaksanakan oleh IARFC Indonesia atau tim AAM & Associates.

Di Jakarta dibuka workshop sehari tentang bagaimana cara Mengelola Gaji dan Mengatur Uang bulanan dan Belajar dan Teknik Menjadi Kaya Raya dan juga workshop sehari tentang Reksadana. Ada juga workshop khusus tentang Asuransi membahas Keuntungan dan Kerugian dari Unitlink yang sudah anda beli.

Karena banyak permintaan, dibuka lagi workshop Komunikasi yang memukau lawan bicara anda (menghipnotis), cocok untuk anda orang sales & marketing, untuk komunikasi ke pasangan, anak, boss, anak buah, ke siapapun, info.

Untuk ilmu yang lebih lengkap lagi, anda bisa belajar tentang perencanaan keuangan komplit, bahkan bisa jadi konsultannya dengan sertifikat Internasional bisa ikutan workshop Basic Financial Planning dan workshop Intermediate dan Advance Financial Planning di Pertengahan Info lainnya bisa dilihat di www.IARFCIndonesia.com (jangan lupa tanyakan DISKON paket)

Anda bisa diskusi tanya jawab dengan cara bergabung di akun telegram group kami "Seputar Keuangan" atau klik di sini.

Selain itu, solusi yang terbaik adalah segera membuat anggaran untuk mengatur pengeluaran anda. Anda mulai bisa membedah dari kategori pengeluaran yang sudah dibuat sebelumnya, berapa besar yang akan anda anggarkan untuk pengeluaran tersebut.

Di sini juga anda harus bisa menentukan prioritas anggaran. Sekaligus bisa menjadi bahan diskusi dengan pasangan mengenai besaran pengeluaran dan prioritas anggaran tersebut yang tentu bertujuan untuk mencapai tujuan keuangan bersama.

Dengan demikian, Anda sudah selangkah lebih dekat untuk memperbaiki jantung keuangan anda.


Disclaimer: artikel ini merupakan kiriman dari mitra yang bekerja sama dengan detikcom. Redaksi detikcom tidak bertanggung jawab atas isi artikel yang dikirim oleh mitra. Tanggung jawab sepenuhnya ada di penulis artikel. (ang/ang)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: promosi[at]detikfinance.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed