ADVERTISEMENT
Follow detikFinance Follow Linkedin
Minggu, 11 Agu 2019 16:56 WIB

Dear Milenial, Pilih Ngopi atau Investasi?

Ellen May - detikFinance
Foto: iStock Foto: iStock
Jakarta -
Kopi kini telah menjadi gaya hidup, terutama generasi milenial. Ibaratnya, tanpa menikmati minum kopi berasa hidup kurang bergairah. Di Indonesia, para pelaku usaha berlomba-lomba membangun usaha kafe untuk menyajikan menu minuman kopi tersebut.
Sampai sekarang, kafe yang menjajakan untuk pencinta kopi mulai menjamur sehingga tergantung selera konsumer memilihnya. Contohnya saja Kulo yang lagi hits, Starbuck dan Maxx Coffee yang lebih dulu ada.
Anggap saja harga kopi hitam standar dijual Rp 15.000. Namun, ada menu minuman kopi lain yang di-mix dan dijual hingga Rp 35.000. Bagi penggandrung kopi, sebulan untuk menikmati kopi tersebut anggap saja empat sampai lima kali memesannya dan menghabiskan uang sekitar Rp 100 ribu.


Tahukah kamu, uang beli kopi tersebut jika dibelikan saham bisa mendapat 1 lot (100 lembar) untuk saham-saham yang berlapis tiga. Saham lapis tiga atau small cap stocks ini biasa dilirik oleh para trader ketimbang investor. Soal harga, saham lapis tiga terbilang paling murah dan kapitalisasinya berada di bawah Rp500 miliar.
Misalnya, kamu bisa membeli saham FUJI yang per lembarnya ditawarkan sebesar Rp144, EAST Rp120 per lembar saham, ENVY Rp 1.095 per lembar, SMKL Rp 250 per lembar, dan saham-saham yang baru (initial public offering/IPO) terdaftar di pasar Bursa Efek Indonesia (BEI).
Selain itu, instrumen investasi lainnya bagi pemula nih bisa mencoba nabung saham dan juga reksa dana. Karena keduanya tidak membutuhkan modal yang besar, mulai dari Rp100 ribu pun sudah bisa berinvestasi.
Nabung saham maupun reksa dana risikonya sama-sama rendah. Namun, pada instrumen reksa dana, modal yang disetorkan akan dikelola oleh manajer investasi. Sedangkan di nabung saham, portofolio investasi dikelola sendiri.


Investasi reksa dana uang yang kamu punya akan otomatis terpotong, tergantung berapa modal yang dipilih untuk berinvestasi. Sementara, nabung saham, investor sendiri yang menentukan besar kecilnya modal yang dipotong, tergantung harga saham yang akan dibeli.
Mulai sekarang ubah kebiasaanmu yuk untuk menggapai financial freedom dengan berinvestasi. Dengan berinvestasi, maka modal ngopimu akan berlipat ganda loh.




Simak Video "Dapat Tugas Tambahan Urus Investasi, Luhut: Ya Terima Saja"
[Gambas:Video 20detik]
(das/das)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com