Follow detikFinance Follow Linkedin
Rabu, 13 Mei 2020 03:00 WIB

Bisa Dicoba Nih! 5 Tips Menabung yang Unik (2)

Steven Ransingin - Aidil Akbar Madjid & Partners - detikFinance
ilustrasi menabung Ilustrasi/Foto: Getty Images/iStockphoto/RomoloTavani
Jakarta -

Banyak orang mengeluh tidak bisa menabung setiap bulan. Padahal sebenarnya menabung itu adalah hal yang mudah untuk dilaksanakan, asal kita tahu caranya. Dalam seri tulisan kali ini akan dibahas lima tips di mana dua di antaranya sudah dibahas di tulisan sebelumnya.

Lalu apa lagi tips yang bisa dilakukan? Di artikel kali ini akan dibahas tips nomor 3-5.

3) Metode Menabung dengan Cara Terbalik Dalam Sebulan

Siapa yang tidak cocok dengan cara kedua karena kesal merasa ada recehan dan tidak cocok dengan cara pertama karena angkanya merasa masih cukup besar? Oke, kita coba pakai metode ketiga. Menabung dengan cara terbalik dalam sebulan, contohnya begini, dalam sebulan ada 28, 29, 30, dan 31 hari. Kita ambil contoh bulan Mei ada 31 hari, artinya ketika tanggal 1 Mei kalian mulai menabung.

Maka tanggal 1 tersebut kalian sisihkan uang sebesar Rp 31.000, ketika tanggal 2 Mei, sisihkanlah uang sebesar Rp 30.000 untuk ditabung, hari ketiga sisihkanlah uang
Rp 29.000 begitu seterusnya hingga tanggal 31 Mei kalian hanya menyisihkan Rp 1.000.

Cukup mudah untuk dilakukan kan? Karena tidak ada pecahan uang sebesar Rp 10.000 per hari atau pecahan receh Rp 100. Semua angka yang digunakan pada metode ini bulat dan tidak besar. Harusnya cara unik ketiga ini sudah cukup ampuh mengatasi kesulitan kalian dalam menabung.

4) Metode Menabung 50/30/20

Metode menabung cara keempat ini adalah metode menabung dan mengatur uang yang cukup terkenal di Amerika Serikat (AS), yaitu dengan cara menghabiskan 50% dari total gaji/pendapatan bulanan kalian untuk memenuhi kebutuhan biaya hidup, seperti seperti biaya makan, biaya transportasi, biaya perawatan diri seperti biaya membeli sabun, sampo, pasta gigi, dan sebagainya.

Sedangkan 30% digunakan untuk biaya senang-senang misalnya untuk beli sepatu sneakers, es kopi susu kekinian, nongkrong di tempat fancy. Kemudian sisa 20% lagi digunakan untuk memenuhi kebutuhan dana darurat/investasi.

Cara mengatur keuangan ini atau persentase menabung dengan cara ini terbilang cukup digemari dan cukup seimbang dalam membatasi dan memenuhi kebutuhan kalian. Artinya kalian tidak boleh menghabiskan uang untuk biaya hidup lebih dari 50%, nongkrong, shopping, dan jajan juga tidak lebih dari 30%. Jika melebihi dari pembagian ini! Itu tandanya kalian boros!, terukur kan jadinya?

Di sisi lain kebutuhan dalam mempersiapkan dana darurat kalian atau investasi dalam mencapai tujuan-tujuan keuangan kalian pun sudah ada pengalokasiannya. Jadi artinya semuanya sudah dihitung sedemikian rapinya, kalian tinggal menjalankannya.

5) Metode Menabung Ala Li Ka-Shing

Li Ka-Shing adalah orang terkaya se-Asia versi majalah Forbes pada tahun 2014. Beliau disebut sebagai Raja Property Asia, sebelum digeser oleh Jack Ma sebagai orang terkaya di Asia.

Li Ka-Shing memiliki hidup yang sulit secara ekonomi bisa dibilang miskin pada saat beliau kecil. Namun, beliau berhasil keluar dari kehidupannya yang serba kekurangan secara keuangan dengan tangan dinginnya dalam mengelola bisnisnya menjadi skala besar.

Namun siapa sangka di balik itu semua beliau memiliki manajemen keuangan yang cukup baik untuk diikuti dan dengan kedisiplinannya beliau berhasil keluar dari kesulitan ekonomi. Berikut lima cara mengatur gaji/pendapatan bulanan ala Li Ka-Shing dengan persentase sebagai berikut 30% digunakan untuk biaya hidup, 25% digunakan untuk dana darurat/investasi, 20% digunakan untuk biaya bergaul, mentraktir orang yang lebih pintar dan kaya daripada kita, 15% digunakan untuk meningkatkan kemampuan kita dalam bidang apapun yang kita mau, dan 10% terakhir digunakan untuk jalan-jalan/traveling.

Persentase yang cukup lengkap dan detail kan? Dalam penjabarannya, persentase ini bisa membantu kalian dalam menabung. Oh bukan hanya menabung saja tapi bisa digunakan untuk belajar menambah kemampuan serta jalan-jalan/traveling, luar biasa bukan?.

Ingat-ingat, metode apapun yang dipakai sebaiknya kita mencatat agar bisa mengetahui berapa jumlah yang telah ditabung dan apakah kita disiplin menabung (apakah ada yang terlewat). Mencatat bisa menggunakan aplikasi Moneesa.

Untuk mencatat anda bisa melakukan secara manual atau agar lebih mudah saat ini sudah ada alternatif menggunakan aplikasi. Aplikasi yang kami rekomendasikan adalah Moneesa. Aplikasi Moneesa bisa diunduh di sini http://bit.ly/moneesa-playstore.

Selain itu dalam menghadapi pandemi seperti sekarang sebaiknya Anda juga mempunyai proteksi asuransi kesehatan yang baik. Anda bisa bertanya pada agen asuransi secara GRATIS tanpa takut harus membeli produk dulu. Hal itu bisa anda lakukan melalui aplikasi Bregaswaras. Aplikasi Bregaswaras bisa diunduh di sini http://bit.ly/bregaswaras-playstore.

Jadi itu tadi metode menabung yang unik untuk membantu kalian mencapai tujuan-tujuan keuangan kalian atau menghimpun dana darurat, kuncinya di sini adalah melatih/membiasakan kalian dalam menabung khususnya teruntuk mereka yang sampai saat ini masih mengalami kesulitan dalam menabung, dan juga mendisiplinkan mereka yang masih suka nengok ke celengan, rekening, investasi mereka, dan masih suka bertanya kapan uang saya nambah.

Nominal uang dalam celengan, rekening, dan investasi akan bertambah seiring bertambahnya pengetahuan dan sikap kalian dalam mengelola keuangan. So,selamat
mencoba!



Simak Video "Belajar Menabung Sampah, Bogor"
[Gambas:Video 20detik]
(ara/ara)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com