5 Hal yang Bikin Keuangan Tidak Berkembang Lebih Baik (2)

Bareyn Mochaddin - Aidil Akbar Madjid & Partners - detikFinance
Jumat, 11 Des 2020 07:38 WIB
Ilustrasi THR
Foto: Muhammad Ridho
Jakarta -

Jika Anda merasa saat ini kondisi keuangan tidak berkembang, tidak menuju ke arah yang lebih baik, cenderung stagnan, atau malah mengarah pada kondisi yang tidak lebih baik, kemungkinan besar beberapa hal ini masih sering Anda lakukan.

3. Tidak Berpikir Panjang Saat Belanja

Belanja adalah sebuah hal yang tidak bisa dilepaskan dari kehidupan sehari-hari seorang manusia. Termasuk kamu, pasti belanja untuk mendapatkan barang yang kamu butuhkan untuk menunjang kehidupan.

Tapi kadang, belanja yang kita lakukan tidak hanya ditujukan untuk memenuhi kebutuhan saja, tetapi juga keinginan. Wajar, sebagai manusia, kita ingin memenuhi hawa nafsu yang Kita miliki agar mendapat sebuah kepuasan dari dalam diri atau lingkungan kita.

Sayangnya, pemenuhan keinginan ini jika tidak dikelola dengan baik akan membawa kita pada kondisi keuangan yang berantakan. Misalnya, karena kebanyakan belanja, uang nggak cukup sampai tanggal gajian lagi, nggak bisa menabung, dan terpaksa berutang.

Karenanya, penting untuk Kita bisa mempertimbangkan apa yang kita akan beli. Apakah barang tersebut Kita butuhkan atau tidak?. Apakah kita memiliki uang untuk membelinya? Jika tidak punya uang tapi butuh, apakah ada barang penggantinya?

4. Menggantungkan Hidup Pada Utang

Jika kamu menganggap utang adalah sebuah hal yang bisa dijadikan pegangan saat tak punya uang, maka bisa dikatakan saat ini kamu dalam kondisi yang berbahaya. Nggak aneh jika keuangan Kamu masih gitu-gitu aja.

Apapun jenis utangnya, baik itu kartu kredit, pinjaman online, pay later, atau KTA, jika Kamu menggunakannya untuk sesuatu yang bersifat konsumtif, maka ia bukanlah sebuah hal yang bisa diandalkan.

Ingat, saat Kamu menggunakan utang, maka akan timbul sebuah tanggung jawab bernama pengembalian uang yang telah Kamu pinjam. Selain itu, ada juga tambahan bunga dan jika telat membayarnya, akan ada denda.

Maka, jangan pernah menggantungkan hidup pada utang. Kelola penghasilan bulanan Kamu dengan baik untuk memenuhi seluruh kebutuhan, dan siapkan dana darurat untuk berjaga-jaga jika sewaktu-waktu Kamu butuh uang.

5. Hidup Tidak Sesuai dengan Penghasilan

Apapun gaya hidup yang kamu anut, itu adalah hak prerogatif kamu. Tidak ada yang bisa melarang seperti apa kamu akan menikmati hidup, dan bagaimana cara kamu menghabiskan uang kamu.

Namun, jika gaya hidup yang Kamu anut tidak sesuai dengan kemampuan kamu, maka Kamu butuh pengungkit untuk bisa membuat kamu memenuhi tuntutan gaya hidup yang kamu anut tersebut.

Pengungkit tersebut bisa dalam bentuk utang, atau uang yang semestinya bisa Kamu gunakan untuk membiayai kebutuhan yang lainnya. Padahal, dengan uang yang sama, kamu bisa menginvestasikan uangnya dan membuatnya berkembang.

Hal ini akan membuat kondisi keuangan kamu jadi lebih baik dari waktu ke waktu karena aset kamu terus bertambah dengan adanya perkembangan dari uang yang kamu simpan hasil dari pengelolaan gaya hidup yang kamu lakukan.

Tentunya, kamu nggak mau dong punya kondisi keuangan yang gitu-gitu aja?. Karenanya, hindari 5 hal tadi agar keuangan Kamu jadi lebih baik dan berkembang sesuai dengan apa yang kamu harapkan.

Perhatikan aset kamu berkembang dengan cara mencatat dan memonitor secara langsung perkembangan aset kamu dengan menggunakan aplikasi Moneesa yang bisa diunduh di sini. Selain investasi, ada juga aplikasi menghitung kebutuhan asuransi gratis bernama Bregaswaras yang bisa diunduh di sini.

Dan kalau mau belajar mengelola bujet bulanan anda bisa ikut kelas perencana keuangan dasar yang infonya bisa dibuka di sini http://bit.ly/JagoKelolaUang, atau belajar investasi di reks adana infonya buka di sini http://bit.ly/KayaReksadana.

(ara/ara)