Mau Cuan? Ini Tips Jadi Trader Saham buat Pemula

Aidil Akbar Madjid & Partners - detikFinance
Minggu, 04 Apr 2021 06:35 WIB
Presiden Jokowi tampak sangat semringah saat menutup perdagangan saham tahunan di Bursa Efek Indonesia (BEI). Bahkan IHSG sempat sentuh rekor intraday di 6.368.
Foto: Agung Pambudhy
Jakarta -

Kurang lebih sebulan yang lalu, ketika lagi ramai-ramainya milenial bicara dan sharing tentang investasi saham di media social, saya sempat membahas apa sih bedanya antara posisi investor dan posisi trader di saham. Lalu saya juga sempat membahas, dalam artikel terpisah, kiat apa yang harus dilakukan bila ingin menjadi investor saham (silahkan dicari sendiri artikelnya di kolom perencana keuangan detikFinance ini).

Nah, dalam beberapa artikel berikutnya kita akan bahas sekarang apa saja kiat untuk menjadi Trader saham bagi kalian yang masih pemula. Hal ini penting untuk diketahui agar tidak salah dalam mengambil posisi ketika trading saham. Yuk kita simak.

Kuasai Analisa Teknikal
Kalau kalian investasi saham mengambil posisi sebagai investor harus menguasai analisa fundamental, maka ketika mengambil posisi sebagai trader maka kalian harus menguasai analisa teknikal.

Apa itu analisa teknikal? Adalah keterampilan untuk membaca dan menghitung (mengukur) pergerakan harga dari suatu saham. Nah untuk bisa melakukan analisa pergerakan suatu saham, maka kitapun harus berpegang pada 3 prinsip dasar dari Dow yang menjadi prinsip dasar atas pergerakan harga suatu saham. Apa 3 prinsip dasar itu?

• Market discount everything
Yang artinya kurang lebih bahwa harga suatu saham dipasar sudah mencerminkan kondisi yang sesungguhnya termasuk diantaranya permintaan dan penawaran, informasi terbuka, gossip, ketakutan, keserakahan, termasuk juga aksi korporasi, sehingga mempengaruhi harga suatu saham baik naik ataupun turun.

• Price moves in trend
Adapun yang dimaksud dari prinsip dasar kedua ini adalah bahwa harga suatu saham akan bergerak dalam sebuah tren dari harga itu sendiri. Nah, tren sendiri sebenarnya ada 3, yaitu tren naik up trend, tren turun atau down trend ataupun tren ke samping alias ga kemana-mana yang dikenal dengan istilah side ways. Nah, dengan memahami hal ini membuat akan lebih mudah bagi kita untuk mempelajari dan memperkirakan pergerakan dari saham suatu perusahaan.

• History repeat itself
Yang terakhir kira-kira artinya bahwa sejarah akan berulang. Hal ini dimaksudkan adalah ketika kita berhasil membaca pergerakan suatu harga dan pola yang diberikan oleh harga suatu saham, maka karena secara akan terulang sehingga akan lebih mudah bagi kita untuk melakukan prediksi kemana arah dari harga suatu saham tersebut, Hal ini yang membuat analisa teknikal menarik, menantang dan bisa diprediksikan, meskipun tetap akan ada kemungkinan bahwa prediksi tersebut bisa saja salah.

Tujuan trading adalah mencari keuntungan sesaat dan cepat. Kebalikan dari investasi di mana banyak orang berinvestasi untuk tujuan mencari keuntungan dalam jangka panjang, maka trading dimaksudkan adalah untuk mencari keuntungan sesaat dan secepat-cepatnya. Kata cepatpun disini menjadi relative karena bisa dalam hitungan menit, hitungan jam, hitungan hari, hitungan minggu dan hitungan bulan, tergantung posisi apa yang akan kita ambil sebagai seorang trader.

Selanjutnya
Halaman
1 2