Jangan Kaget! 5 Barang Ini Bisa Dijadikan Investasi (Bag 1)

Steven Ransingin - Aidil Akbar Madjid & Partners - detikFinance
Rabu, 28 Apr 2021 07:30 WIB
ilustrasi investasi
Foto: iStock
Jakarta -

Siapa yang baru mulai berinvestasi? atau siapa yang suka berinvestasi? Akhir-akhir ini di Indonesia sedang ramai berlomba-lomba memulai berinvestasi pada instrumen investasi seperti Obligasi, Saham, Forex dan yang sedang hangat diperbincangkan yaitu Crypto Currency. Bermunculan juga "para pakar" investasi pada instrumen investasi khususnya saham, forex dan crypto currency. Para investor ini sering disebut media sebagai investor angkatan Covid-19, karena baru mulai berinvestasi pada saat pandemi covid-19.

Berinvestasi memang menjadi hal yang menyenangkan bagi mereka yang telah menguasai instrumen investasi tersebut namun menjadi hal yang terkesan membosankan dan cenderung menyebalkan bagi mereka yang belum paham pada produk tersebut. Contohnya ketika berinvestasi pada barang koleksi, tidak semua orang mengerti bahwa potensi keuntungannya besar, namun bagi yang tidak mengerti, malah merasa investasi pada barang koleksi seperti hal yang aneh.

Lalu apa saja sih barang-barang koleksi yang biasa dijadikan investasi? Memangnya menguntungkan? Bukannya lebih baik berinvestasi pada produk investasi yang jelas saja ya? Jawabannya tergantung pengetahuan, tujuan keuangan kita, dan kesukaan serta kemampuan kita pada barang tersebut, istilahnya seberapa besar passion kita pada barang-barang tersebut?, so coba dilihat dulu barang-barang apa yang bisa dijadikan sebagai barang koleksi namun disisi lain memberikan keuntungan di masa depan, ya bisa dibilang sebagai investasi.

1. Tas

Tas, merupakan produk fesyen yang merangkap menjadi barang koleksi yang bisa dijadikan investasi baik untuk jangka pendek maupun jangka panjang kedepannya, khususnya kaum hawa, sederet selebritis tanah air seperti Nikita Mirzani, Syahrini, sampai Sandra Dewi, mereka semua kerap terlihat memakai tas-tas mewah yang selain disebut bermerek, harga tas tersebut juga bisa dibilang cukup fantastis, harganya bisa sampai Rp 1,2 miliar.

Merek-merek seperti Gucci, Hermes, Dior, Chanel, Louis Vuitton, kerap kali ditemukan dimiliki oleh para selebritis ini. Entah tujuannya sebagai pelengkap gaya fesyen mereka atau sekaligus untuk investasi juga? Pasalnya, sebuah survey dari Baghunter laju investasi tas ini bisa 2 kali lipat melebihi kenaikan instrumen investasi emas dalam kurun waktu 10 tahun.

So, hal inilah yang membuat tas dalam tanda kutip dengan merek-merek di atas menjadi investasi oleh para selebritis di Indonesia bahkan di dunia, Nama-nama seperti Victoria Beckham, Kylie Jenner hingga penyanyi Lady Gaga juga kerap kali menggunakan tas-tas langka alias edisi terbatas entah sebagai koleksi atau investasi yang tentu nilai jualnya kembali tinggi selain bersifat terbatas jumlah tas yang beredar di pasaran, tas tersebut juga dipakai oleh seorang selebritis.

2. Sepatu

Masih dalam lingkup produk investasi yang sama, di bidang fesyen juga, kali ini lebih banyak diminati oleh kaum pria, yaitu sepatu khususnya sneakers., merek-merek sepatu sneakers seperti Yeezy, Air Jordan, bahkan produk lokal seperti Compass, seringkali memiliki harga jual kembali yang tidak kalah fantastisnya jika dibandingkan dengan tas.

Di Indonesia sendiri nama-nama seperti Jejouw, Yoshiolo, Kemal Pahlevi, sering bisa dikatakan berperan secara tidak langsung memperbesar peran hypebeast ke Indonesia. Merek-merek sepatu sneakers tersebut juga memiliki harga yang cukup memukau jika dibandingkan tas.

Semisal tahun 2020 kemarin sepatu Air Jordan hasil kolaborasi Nike dengan Michael Jordan di Tahun 1985 laku seharga 8 Miliar Rupiah, lalu sepatu hasil kolaborasi musisi Kanye West dengan Adidas yaitu Yeezy Boots 750, habis terjual 9000 pasang dalam 10 menit, dan terjual kembali dengan keutungan 2 kali lipat, atau di Indonesia, sepatu merek Compass yang di jual dengan harga di bawah tiga ratus ribu rupiah saat perilisan perdana, akan ditemukan penjualannya kembali seharga 500 ribu sampai 1 juta rupiah.

Keren kan, bisa punya barang yang dipakai tapi disaat yang bersamaan bisa diperhitungkan jadi bagian investasi. Perencana keuangan senior Aidil Akbar Madjid satu-satunya perencana keuangan dan perencana keuangan yang pertama yang membahas barang-barang ini sebagai wahana investasi. Tapi jangan lupa kalau investasi seperti barang-barang ini adalah jenis investasi tambahan bagian dari diversifikasi. Sehingga kita tetap harus punya investasi pada produk keuangan terlebih dahulu.

Nah, kalau mau belajar tentang investasi pada produk keuangan apa saja dan bagaimana cara mengelola keuangannya, bisa mengikuti workshop basic financial planning dengan info bisa di unduh di sini.

Kamu juga bisa melakukannya dengan belajar perencana keuangan bersertifikasi secara online secara mandiri (self study), mudah, terjangkau dan bisa belajar sesuai waktu kita. Untuk info-info kelas secara online (self study) baik yang gratisan ataupun biaya terjangkau sekali, bisa dilihat di sini.

OK, 2 barang sudah dibahas di artikel kali ini, kira-kira barang apa lagi ya yang bisa dipakai sebagai wahana investasi? Simak terus di tulisan berikutnya!

(zlf/zlf)

Tag Terpopuler