4 Langkah Perbaikan Keuangan Pasca Lebaran (1)

Bareyn Mochaddin - Aidil Akbar Madjid & Partners - detikFinance
Rabu, 26 Mei 2021 07:30 WIB
Focused Young Muslim Female Entrepreneur Wearing a Hijab Reading Through Paperwork While Working in Her Home Office. Work Opportunities For Muslim Women Concept. Freelance Concept.
Foto: Getty Images/PixelsEffect
Jakarta -

Meski sudah ada THR, tak jarang libur lebaran bikin kondisi keuangan berantakan. Penyebabnya bisa beragam, mulai dari rencana yang sudah dibuat tidak dipatuhi, sampai dengan harus keluar uang banyak karena ada sebuah situasi yang tidak direncanakan.

Bila permasalahannya sekadar over budget yang tidak seberapa, mungkin tidak mengapa. Tapi bila sampai harus berutang karena memenuhi banyak pengeluaran di masa libur lebaran, maka alarm keuangan harus sudah menyala!

Apalagi, bila utang yang diambil berasal dari pinjaman yang memberikan kemudahan untuk pencairan seperti pinjaman online. Wah, itu sih penyelesaiannya tidak bisa ditunda-tunda. Bila terlambat, kondisi keuangan akan makin berantakan ke depannya.

Karenanya, penting untuk melakukan perbaikan keuangan pasca lebaran. Agar, kondisi keuangan kembali tertata dan tidak bingung dengan berbagai permasalahan yang ada. Jika Anda tidak tahu dari mana memulainya, maka 4 langkah ini bisa jadi panduannya.

1. Ketahui kondisi keuangan terkini

Langkah pertama untuk memperbaiki kondisi keuangan pasca lebaran adalah mengetahui terlebih dahulu kondisi keuangan pada saat ini. Dengan mengetahui kondisi terkini, maka Anda akan tahu apa yang harus diperbaiki dan dari mana harus memperbaikinya.

Cara mengetahui kondisi keuangan terkini sangatlah mudah, Anda tinggal membuka rekening harian Anda dan lihat berapa saldo yang tersisa. Apakah uangnya cukup untuk hidup sampai tanggal gajian bulan depan?

Anda pun harus mengingat, apakah di masa libur lebaran kemarin, Anda sempat mengambil pinjaman dari pinjaman online? Jika ya, berapa jumlahnya, berapa bunga-nya, dan kapan harus Anda bayar.

Selain itu, jika Anda memiliki kartu kredit, maka Anda juga harus melihat kondisi kartu kredit Anda, apakah penggunaan yang Anda gunakan melebihi batas yang telah ditentukan oleh Anda?

Terakhir, lihat situasi dan kondisi dari dana darurat Anda. Bila Anda tidak berutang untuk menutupi pengeluaran berlebih yang Anda lakukan, maka kemungkinan besar Anda mengambil dana dari dana darurat Anda.

2. Kelola Keinginan

Setelah Anda mengetahui berapa besar dana yang tersisa di rekening serta mengetahui beberapa hal lainnya dari keuangan Anda. Hal selanjutnya yang perlu dilakukan adalah menjadi realistis dan sadar diri bila ternyata uang yang tersisa tidak seberapa.

Anda perlu mengelola keinginan yang timbul dari diri Anda agar keuangan tak semakin berantakan ke depannya. Jangan sampai, sisa uang yang Anda miliki tidak seberapa tapi kemudian Anda malah berfoya-foya.

Bukannya tidak boleh, tetapi dalam situasi dan kondisi keuangan Anda sedang berantakan, foya-foya bukanlah jalan terbaik untuk Anda pilih. Akan lebih baik jika Anda berhemat sampai dengan tanggal gajian tiba.

Mengelola keinginan itu bisa dengan cara membatasi diri. Cara termudahnya, Anda harus hitung berapa hari tersisa sampai tanggal gajian tiba, kemudian bagi rata sisa dana yang tersedia di cash management account Anda, dan hiduplah dengan jumlah uang hasil pembagian yang Ada.

Anda bisa melalukan perhitungan dan pencatatan keuangan sendiri serta melakukan financial planning sendiri dengan menggunakan aplikasi Moneesa seperti yang bisa diunduh di sini.

Kalau ingin belajar perencanaan keuangan sendiri bisa mengikuti workshop basic financial planning, info bisa dibuka di sini. Bila ingin belajar tentang asuransi anda bisa mengikuti workshop asuransi, info bisa dibuka di sini.

Kamu juga bisa melakukannya dengan belajar perencana keuangan bersertifikasi secara online secara mandiri (self study), mudah, terjangkau dan bisa belajar sesuai waktu kita. Untuk info-info kelas secara online (self study) baik yang gratisan ataupun biaya terjangkau sekali, bisa dilihat di sini.

Baru 2 yang dibahas, masih ada 2 lagi yang akan kita bahas di artikel berikutnya. Jangan kemana-mana simak terus ya.

(fdl/fdl)