Tips Sisihkan Uang untuk Investasi Meski Kebutuhan Bejibun

Nurcholis Maarif - detikFinance
Senin, 28 Jun 2021 18:30 WIB
DANA
Foto: shutterstock
Jakarta -

Menyisihkan uang untuk tabungan atau investasi menjadi hal penting buat semua orang. Sebab hal itu akan sangat berguna saat kita menginginkan suatu hal atau produk yang mau dibeli maupun dalam kondisi darurat keuangan.

Namun, banyaknya kebutuhan dan godaan untuk menjadi generasi konsumtif membuat masyarakat saat ini sulit untuk menabung maupun berinvestasi. Padahal investasi sebenarnya tidak membutuhkan uang banyak untuk disisihkan, tetapi butuh strategi yang pas dan harus rutin dilakukan.

Berikut tips merencanakan keuangan untuk menyisihkan uang agar tetap bisa berinvestasi di tengah banyaknya kebutuhan.

Hitung Pendapatan Bersih & Bayar yang Wajib Dulu

Poin ini menjadi hal utama yang harus dilakukan karena merupakan kebutuhan primer. Ketika menerima gaji bulanan, kamu harus hitung terlebih dahulu pendapatan bersih yang didapat. Ini sudah dipotong dengan tagihan bulanan seperti pajak, asuransi, dan lainnya.

Alokasikan dulu pendapatan untuk kebutuhan primer atau kewajiban yang harus dipenuhi. Mulai dari sewa kos atau rumah, cicilan, bayar listrik, air, dan membayar utang. Seluruh pos itu harus diselesaikan terlebih dulu, sebelum berpikir ke pengeluaran lain, apalagi investasi.

Buat Jadwal Belanja untuk Tekan Pengeluaran

Kebutuhan sekunder dan tersier seperti membeli baju baru, nongkrong, atau untuk gaya hidup lainnya memang seringkali menjadi pengeluaran terbesar dari gaji yang didapat. Meski menimbulkan kebahagiaan tersendiri, kamu juga harus ingat itu bukanlah kebutuhan utama.

Makanya sejak awal lebih baik kamu sudah membuat jadwal belanja dan barang apa saja yang akan dibeli hingga rencana pengeluaran. Perencanaan ini dapat menekan pengeluaran tiba-tiba nantinya.

Selalu Pastikan Ada Uang yang Disisihkan untuk Investasi

Gaji kecil atau pas-pasan bukan alasan untuk tidak memulai investasi. Setidaknya ada alokasi 20% dari gaji yang dimiliki untuk menabung dan investasi. Investasi juga tidak perlu dana yang besar, karena lebih baik memulai daripada tidak sama sekali.

Sebab ada beberapa instrumen investasi yang bisa membutuhkan dana kecil, memiliki risiko kecil, dan memiliki prospek yang bagus, yaitu emas. Selain itu, kini berinvestasi emas juga bisa dilakukan secara digital, misalnya lewat dompet digital DANA melalui fitur eMAS. Sebab kini berinvestasi tidak perlu repot dan #BebasDrama.

DANA

Selain investasi atau atur uang di DANA jadi #BebasDrama, kamu bisa lebih mudah untuk bertransaksi mulai dari beli pulsa, bayar tagihan, sampai beli asuransi. Tentunya semua transaksi kamu aman karena ada DANA Protection yang menjamin keamanan transaksi dengan sistem keamanan berlapis & dinamis serta ada 100% garansi uang kembali sesuai dengan S&K yang berlaku.

(ncm/ega)