Menabung yang Benar Itu Seperti Apa Sih? (Bagian 2)

Steven Ransingin - Aidil Akbar Madjid & Partners - detikFinance
Rabu, 15 Sep 2021 07:05 WIB
Ilustrasi Menabung dan Investasi
Ilustrasi/Foto: Dok. Shutterstock
Jakarta -

Melanjutkan dari artikel sebelumnya, banyak orang yang tidak mengerti trik cara menabung yang benar dan tepat seperti apa. Dalam artikel sebelumnya sudah dibahas 2 trik, nah kali ini akan ditambah 3 trik lagi. Apa saja itu? Yuk simak yuk.

3. Buat 2 Rekening Berbeda Atau Terpisah

Masih kesulitan juga menabung untuk mendapatkan apa yang kita inginkan? Mungkin kita lupa untuk memisahkan tabungan kita, dengan biaya operasional (makan, bensin) harian kita. Ini juga masalah yang kerap kali kita temukan pada orang-orang sekitar kita, mulai menabung tapi ditumpuk dalam satu rekening yang sama dengan rekening operasional kita. Hal yang wajib kita lakukan agar menabung kita berhasil adalah memisahkan rekening yang kita pakai untuk kebutuhan pengeluaran harian kita, dengan rekening yang tujuannya untuk menghimpun dana tabungan kita.

Ada banyak cara yang bisa kita lakukan dalam memisahkan antara rekening yang kita pakai sehari-hari dengan rekening khusus menampung tabungan kita. Cara paling klasik adalah dengan membuat 2 amplop, 1 yang berisi operasional, yang 1 lagi berisi dana tabungan.

Namun ada juga cara modern dengan membuka 2 rekening pada bank yang berbeda atau, memiliki 1 rekening bank, namun untuk menyimpan uang tabungan kita bisa kita letakkan pada dompet digital. Yang manapun caranya tujuannya agar fokus kita tidak kabur saat mengeluarkan uang, jangan sampai kita berpikir uang operasional kita banyak sekali, sehingga bisa digunakan seenaknya, padahal itu adalah akumulasi tabungan kita.

4. Menggunakan Tabungan Berjangka Atau Auto Debet

Menggunakan tabungan berjangka bagi kita yang masih kesulitan dalam menabung atau membuat auto debet agar setiap uang masuk ke rekening kita, angka yang telah kita tetapkan akan otomatis terpotong. Memang terlihat seperti kita tidak berkuasa atas uang kita sendiri, namun hal tersebut terpaksa dilakukan mengingat sulitnya kita dalam menabung.

Hal ini biasanya cocok bagi kita yang masih kesulitan dalam menyisihkan, sehingga tanpa terasa uang kita sudah lenyap sejumlah yang kita akan sisihkan. Namun cara ini tidak selamanya benar apabila kita sudah terbiasa dalam menyisihkan uang.

5. Menaikkan Nilai Tabungan Kita

Bagian terakhir adalah menyimpan tabungan kita ke dalam instrumen investasi yang sudah disesuaikan dengan tujuan kita menabung dan profil resiko yang kita miliki, tujuannya untuk apa menyimpan uang tabungan kita dalam instrumen investasi?. Untuk mempercepat tercapainya tujuan menabung kita. Dengan adanya keuntungan dalam investasi tentu jangka waktu kita mencapai keinginan kita akan lebih cepat terealisasikan.

Kemudian dengan adanya keuntungan dalam tabungan kita, tentu membantu kita mempertahankan nilai uang yang kita miliki dengan inflasi. Dengan begitu nilai tabungan kita tidak tergerus justru mampu bertahan dan bertambah dalam menghadapi inflasi serta mempercepat mendapatkan apa yang kita inginkan.

Jadi berapa yang bisa kita tabung? Coba buat perhitungannya deh. Bila ingin belajar untuk bisa membuat perhitungan bisa belajar sendiri atau ikutan di workshop Mengelola Keuangan, info di sini, sementara untuk workshop kaya dengan reksa dana bisa ikutan di sini, atau bisa juga ikutan di workshop full nya di kelas Basic FP infonya di sini.

Anda juga bisa melakukannya dengan belajar perencana keuangan bersertifikasi secara online secara mandiri (self study), mudah, terjangkau dan bisa belajar sesuai waktu kita. Untuk info-info kelas secara online (self study) baik yang gratisan ataupun biaya terjangkau sekali, bisa dilihat di sini.

(eds/eds)