Cara Gampang Cek Kesehatan Finansial di Akhir Tahun, Coba Nih!

Atta Kharisma - detikFinance
Kamis, 09 Des 2021 09:49 WIB
Ilustrasi cek finansial
Foto: Shutterstock
Jakarta -

Tidak lama lagi tahun 2021 akan berakhir dan bersiap menyambut 2022. Menyambut pergantian tahun, ada banyak hal yang perlu dievaluasi dalam kehidupan, tak terkecuali soal manajemen keuangan.

Nah, jika kesehatan bisa dievaluasi melalui Medical Check-up maka keuangan pun juga memiliki metode evaluasinya sendiri. Financial Check-up atau pemeriksaan keuangan merupakan pemeriksaan secara menyeluruh yang dilakukan untuk mengetahui apakah kondisi keuangan sehat atau tidak.

Lewat Financial Check-up, kamu juga akan mengetahui hal-hal yang dapat dilakukan untuk meningkatkan kondisi keuangan di masa yang akan datang. Lantas, apa saja yang perlu dilakukan dan diperiksa dalam Financial Check-up? Berikut penjelasannya.

1. Membuat Neraca Kekayaan & Hutang

Bukan hanya perusahaan yang perlu membuat laporan neraca di akhir tahun, kamu pun perlu mengetahui kondisi neraca keuangan kamu sendiri. Kekayaan terdiri dari kekayaan berupa properti, saham, kendaraan, tabungan, deposito, emas, reksadana, dan lain sebagainya, baik yang telah lunas atau pun yang masih dicicil. Perhitungan nilainya adalah nilai apabila kekayaan tersebut dijual saat ini.

Sedangkan hutang adalah nilai dari seluruh kewajiban atas hutang yang kamu miliki. Neraca yang sehat adalah neraca yang mana nilai total kekayaan bersihnya lebih besar dari nilai total hutang.

2. Membuat Cash Flow/Arus Pemasukan & Pengeluaran

Mungkin masih banyak dari kamu yang belum membuat catatan cash flow atau arus pemasukan dan pengeluaran. Padahal, hal ini penting untuk mengetahui serta mengendalikan kondisi keuangan kamu.

Dengan membuat catatan cash flow, kamu bisa mengetahui berapa jumlah pemasukan dan pengeluaran yang dimiliki, apakah uang kamu sudah dipergunakan secara tepat atau malah banyak bocor di sana sini akibat pengeluaran yang harusnya tidak dilakukan.

Jika catatan cash flow menunjukkan jumlah pemasukan kamu lebih besar dari pengeluaran, maka selamat, kondisi keuangan kamu berada di zona yang sehat.

3. Menghemat Pengeluaran

Dari dulu hingga sekarang, berhemat merupakan salah satu cara yang paling efektif untuk mengatur keuangan. Dengan berhemat, kamu tidak hanya bisa menjaga kondisi kesehatan keuangan tapi juga mempersiapkan tabungan untuk di masa yang akan datang.

Salah satu contoh berhemat adalah dengan mengurangi jajan di luar. Untuk kebutuhan makan misalnya, bagi pekerja atau mahasiswa akan lebih baik jika bisa masak sendiri. Jika tak sempat masak, membeli makanan paket atau katering bulanan juga merupakan ide bagus. Namun, tentu saja dengan tetap membandingkan harga yang tak jauh berbeda dibanding memasak sendiri.

Berlanjut ke halaman berikutnya