Perdagangan Cuma 2 Hari, Ini Prediksi IHSG-Rekomendasi Saham Pekan Depan

Danang Sugianto - detikFinance
Minggu, 25 Okt 2020 14:00 WIB
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) anjlok 5% ke level 4.891. Bursa Efek Indonesia (BEI) menghentikan sementara perdagangan saham siang ini.
Foto: Agung Pambudhy
Jakarta -

Minggu depan akan berlangsung libur panjang. Perdagangan pasar modal Indonesia minggu depan akan berlangsung sangat pendek hanya 2 hari.

Lalu bagaimana dengan nasib Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG).

Direktur Anugerah Mega Investama Hans Kwee mengatakan, pendeknya waktu perdagangan saham pekan depan akan mempengaruhi pergerakan IHSG. Selain itu diwarnai juga sentimen global yang masih berasal dari Amerika Serikat (AS).

"Pekan depan perdagangan pasar saham akan berlangsung pendek. Pasar keuangan akan sangat dipengaruhi perkembangan stimulus fiskal dan perkembangan pemilu Amerika Serikat. Ada juga kekhawatiran ancaman gelombang ke dua kasus COVID-19. Dan laporan laba perusahaan di kuartal ke tiga," ujarnya seperti dikutip Minggu (25/10/2020).

Hans memprediksi IHSG berkonsolidasi menguat dengan prediksi support di level 5.063 sampai 5.001 dan resistance di level 5.135 sampai 5.182.

Sementara Analis Artha Sekuritas Dennies Christoper juga memprediksi menguat dengan proyeksi support di kisaran 5.098-5.083 dan resistance 5.124-5.135.

"IHSG diprediksi Menguat. Investor masih akan menanti beberapa laporan keuangan emiten per kuarta III-2020 terutama emiten berkapitalisasi besar. Perbaikan kinerja emiten diperkirakan akan menopang pergerakan IHSG. Selain itu ada kabar baik bahwa negosiasi stimulus Amerika Serikat mendapatkan kemajuan," terangnya.

Dia merekomendasikan 3 saham yang berpeluang menguat, di antaranya PT Astra International Tbk (ASII) target harga Rp 1.040-1.060, PT Media Nusantara Citra Tbk (MNCN) target harga Rp 264-272 dan PT Lippo Karawaci Tbk target harga Rp 147-152.



Simak Video "IHSG Anjlok Karena PSBB Jakarta, PPP: Masyarakat Dulu Baru Ekonomi"
[Gambas:Video 20detik]
(das/zlf)