Tahun Depan Mau Beli Saham Apa? Siapin dari Sekarang Deh

Aulia Damayanti - detikFinance
Selasa, 10 Nov 2020 17:10 WIB
Ilustrasi THR
Foto: Muhammad Ridho
Jakarta -

Menuju penghujung 2020 perlu disiapkan ke mana investasi yang cocok untuk tahun 2021. Mengingat kondisi saat ini dan ke depannya berbeda dengan tahun sebelumnya akibat dunia dilanda pandemi COVID-19.

Dikutip dari CNBC, Selasa (10/11/2020), kemungkinan tempat yang pas untuk investasi saham di 2021 yaitu ke sektor-sektor yang berkinerja baik sebelum pandemi COVID-19 melanda.

Sejak kabar angin segar dari hasil uji vaksin COVID-19, indeks saham utama di AS melonjak. Indeks S&P 500 dan Dow Jones Industrial Average tembus rekor tertinggi masing-masing lebih dari 3.600 dan 29.600.

Pembuat obat Pfizer dan BioNTech mengklaim vaksin COVID-19 mereka 90% efektif, berdasarkan data dari uji coba obat mereka. Meskipun tidak pasti kapan tepatnya vaksin Pfizer akan tersedia secara luas.

"Menurut saya ini adalah berita yang sangat baik untuk saham minyak dan gas, biro perjalanan, maskapai penerbangan dan semua bisnis yang aktivitasnya belum kembali normal karena pandemi," kata Perencana Keuangan Blair duQuesnay dan Penasihat Investasi Ritholtz Wealth Manajemen di New York.

Setelah berita itu mencuat sejumlah saham sektor ekonomi bisnis melonjak pagi ini termasuk perusahaan maskapai penerbangan hingga beberapa restoran, termasuk Cheesecake Factory dan Texas Roadhouse.

"Ada banyak permintaan yang terpendam di beberapa sektor, hal ini bisa menjadi peluang di tahun 2021," kata CFP Doug Boneparth, presiden Bone Fide Wealth di New York.

Pada saat yang sama, beberapa saham perusahaan yang sebelumnya berkinerja baik, saat ini tengah terpuruk akibat COVID-19 melanda. Seperti restoran cepat saji. Namun ada juga yang diuntungkan seperti perusahaan yang diuntungkan dari tren bekerja dari rumah. Sektor-sektor inilah yang diprediksi akan membaik kembali jika vaksin COVID-19 resmi didistribusikan.

Pengembangan vaksin juga akan dilakukan saat Presiden AS terpilih Joe Biden mulai mengerjakan transisi pemerintahan. Beberapa investor mungkin mencoba bertaruh pada saham di perusahaan yang didukung pemerintahan Biden seperti energi alternatif atau infrastruktur.

Menurut CFP Barry Glassman, pendiri dan presiden Glassman Wealth Services ke depannya investasi di sektor yang memanfaatkan penanganan COVID-19 lebih berkembang dibandingkan berinvestasi di sektor didukung pemerintahan Biden.

(ang/ang)