Follow detikFinance
Rabu, 11 Jul 2018 15:21 WIB

NJOP DKI Dinilai Naik di Waktu Tak Tepat, Ini Respons Anies

Indra Komara - detikFinance
Gubernur DKI Anies Baswedan/Foto: Indra Komara/detikcom Gubernur DKI Anies Baswedan/Foto: Indra Komara/detikcom
Jakarta - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengatakan kenaikan Nilai Jual Objek Pajak (NJOP) Bumi dan Bangunan 2018 di DKI bervariasi di tiap wilayah DKI. Dia ingin pihak-pihak membandingkan kenaikan NJOP pada tahun sebelumnya.

"Bervariasi naiknya. Tapi kenaikan tahun ini belum apa-apa dibanding kenaikan tahun-tahun yang dulu," kata Anies di RS Islam Jakarta Cempaka Putih, Jakarta Pusat, Rabu (11/7/2018).


Menurutnya kenaikan NJOP menyesuaikan pertumbuhan ekonomi di Jakarta. Maka itu, Anies meminta warga untuk tak melihat kenaikan NJOP tahun ini saja.

"Justru ini menyesuaikan dengan perekonomian pertumbuhan harga secara umum. Tapi coba Anda bandingkan dengan lima tahun terakhir ini. Bandingkan saja lima tahun terakhir bagaimana kenaikannya," ujarnya.


Kenaikan NJOP ini juga dirasa membuat warga Jakarta kesulitan memiliki tempat tinggal, namun, Anies mengatakan DKI punya program rumah Dp 0.

"Makanya ada program DP 0 persen untuk mereka dapat rumah," ujarnya.

(idn/hns)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: promosi[at]detikfinance.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed