Follow detikFinance Follow Linkedin
Selasa, 22 Jan 2019 18:31 WIB

Pesan JK ke Menteri PUPR: Bikin Standarisasi Rumah

Noval Dhwinuari Antony - detikFinance
Foto: Rengga Sancaya Foto: Rengga Sancaya
Jakarta - Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) ingin pembangunan rumah di Indonesia memiliki satu standar tertentu. Standar tersebut kata dia akan membuat industri perumahan di Indonesia lebih efisien sehingga pembangunan rumah pun bisa lebih cepat dan baik.

"Saya selalu sampaikan kepada Menteri PU (PUPR) untuk bikin standarisasi rumah. Pintunya standar, jendelanya standar, sehingga orang tinggal membeli komponennya. Jadi rumah itu bukan lagi hasil daripada pekerjaan tukang," katanya dalam acara Indonesia Development & Business Summit 'New Construction Opportunity 2019' di Hotel Kempinski, Jakarta, Selasa (22/1/2019).

Menurut JK, waktu pembangunan rumah di Indonesia sangat lama jika dibanding di luar negeri. Hal tersebut dia bilang lantaran tak adanya standarisasi tadi.


"Bikin rumah di luar negeri 2-3 bulan selesai. Kita bisa setahun baru selesai.Ini semua karena standarisasi yang harus kita kembangkan. Tentu ini sebetulnya membutuhkan perbandingan dan sebenarnya industri. Sekarang mau bikin jendela tinggal beli di toko. Jadi bagaimana konstruksi ini dibarengi dengan standarisasi industri," ujar JK.

Standarisasi menurut dia sudah terbukti untuk pembangunan SD Inpres tahun 80-90an. Dengan adanya standarisasi, maka pembangunan sekolah bisa dilakukan cepat.

Standarisasi juga bisa membuat penyediaan hunian rumah di Indonesia lebih cepat. Hal ini untuk mengakomodir kebutuhan yang kian hari terus meningkat.

(eds/hns)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: promosi[at]detikfinance.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed