Follow detikFinance Follow Linkedin
Jumat, 08 Mar 2019 16:34 WIB

Pembangunan Rumah Murah di Awal 2019 Tersendat

Herdi Alif Al Hikam - detikFinance
Foto: Danang Sugianto Foto: Danang Sugianto
Jakarta - Dirjen Penyediaan Perumahan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Khalawi Abdul Hamid mengeluhkan realisasi program sejuta rumah yang tersendat. Meski sudah memasuki bulan ketiga di tahun 2019, rumah yang tersedia hanya baru menyentuh angka 120.000 rumah. Padahal biasanya bisa mencapai 200.000 rumah.

"Karena ini saja sudah sampai bulan ini masih 120-128 (ribuan). Biasanya sudah 200 (ribuan)," kata Khalawi, di Gedung Kementerian PUPR, Jakarta Selatan, Jumat (8/3/2019).


Menurutnya, kini para pengembang lebih memilih menahan langkah bisnisnya karena aturan harga rumah subsidi tahun 2019 belum dirilis Kementerian Keuangan. Belum lagi tahun politik yang membuat ketidakpastian semakin besar.

"Maka saya minta Pak Eko agar harga baru bisa dipercepat, dijemput saja biar cepat. Pengembang itu tunggu harga rumah baru dan kepastian, soalnya mereka kalau nggak ada kepastian nanti mereka nggak bangun-bangun menahan terus," tegas Khalawi.


Sebelumnya, pada 2018 kemarin target program sejuta rumah bisa tembus target. Per 10 Desember sudah ada 1.091.255 rumah yang berhasil disediakan pemerintah.

"Per 10 Desember 1.091.255 unit, itu update 10 Desember," kata Khalawi di kawasan Jakarta Selatan, Kamis (13/12/2018).


Pembangunan Rumah Murah di Awal 2019 Tersendat
(ara/ara)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: promosi[at]detikfinance.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed