Follow detikFinance Follow Linkedin
Kamis, 22 Agu 2019 23:05 WIB

Ini Catatan Insinyur soal Ibu Kota Pindah ke Kalimantan

Herdi Alif Al Hikam - detikFinance
Desain ibu kota baru di Kalimantan/Foto: Kementerian PUPR Desain ibu kota baru di Kalimantan/Foto: Kementerian PUPR
Jakarta - Ibu kota negara rencananya dipindahkan dari DKI Jakarta ke Kalimantan Timur. Akan tetapi, ibu kota negara yang baru jangan sampai seperti Jakarta kedua.

Ketua Persatuan Insinyur Indonesia (PII) Heru Dewanto menyampaikan agar ibu kota baru bisa menjadi cerminan masa depan Indonesia.

"Pertama saya katakan itu adalah keputusan politis, bukan teknis. Tapi seandainya kalau memang pindah kita hanya mau katakan bahwa nantinya jangan jadi sebuah ibu kota saja, bisa-bisa jadi Jakarta ke dua. Ibu kota baru harus jadi state of the art, bener bener jadi brand of Indonesia, gambarkan the future of Indonesia," kata Heru di markas detikcom, Kamis (22/8/2019).


Dia menyatakan pembangunan infrastruktur harus menjadi perhatian utama. Lalu, sistem kelistrikan juga menjadi hal yang penting, jangan sampai ibu kota baru mengalami pemadaman seperti yang terjadi di Jakarta dan sebagian Jawa beberapa waktu lalu.

"Infrastruktur harus terbaik, listrik juga harus 3R reliable itu dapat diandalkan, robust itu tangguh, dan resilience itu ketahanannya bagus," ungkap Heru.


Heru menekankan perencanaan tata kotanya harus menganut konsep smart city. Selain itu, dia kembali menegaskan agar ibu kota baru menjadi cerminan Indonesia di masa depan.

"Perencanaan tata kotanya, jalannya, harus smart city, harus benar-benar the future of Indonesia," ungkap Heru.

Simak Video "Nirwono Yoga: Rancangan Ibu Kota Baru Harus Wakili Identitas Bangsa"
[Gambas:Video 20detik]
(ara/ara)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: promosi[at]detikfinance.com
Iklan: sales[at]detik.com