Follow detikFinance Follow Linkedin
Rabu, 11 Des 2019 18:10 WIB

Inventarisasi Lahan Ibu Kota Baru Sudah Rampung 100%

Soraya Novika - detikFinance
Hutan di Penajam Paser Utara/Foto: Rosyid
Jakarta - Kementerian Agraria dan Tata Ruang (ATR)/ Badan Pertanahan Nasional (BPN) mengungkapkan bahwa inventarisasi lahan ibu kota baru sudah rampung 100%. Hal tersebut disampaikan oleh Direktur Jenderal Infrastruktur Keagrariaan Kementerian ATR/BPN R. Muhammad Adi Darmawan dalam media gathering di Hotel Grand Mataram, Rabu (11/12/2019).

"Hasil survei yang kami laksanakan yaitu IP4T itu sudah selesai 100% tapi akhir Oktober kemarin ada permintaan tambahan menjadi 256 ribu ha," katanya.

Adapun Inventarisasi Penguasaan, Pemilikan, Penggunaan, dan Pemanfaatan Tanah (IP4T) diketahui masih memerlukan pencatatan tambahan dari 180.000 hektare (ha) lahan menjadi 256.000 hektare (ha). Lahan itu akan menjadi kawasan ibu kota baru di Kabupaten Kutai Kertanegara dan Penajam Paser, Kalimantan Timur.



Adi menjelaskan bahwa penambahan luas lahan dilakukan karena ibu kota negara yang baru nantinya diharapkan bisa terus berkembang hingga ratusan tahun ke depan.

"Mengapa demikian, karena kita sudah men-design supaya pengembangan itu sampai ratusan tahun berikutnya," katanya.

Untuk itu, proses IP4T untuk tambahan lahan tersebut terus dikebut. Ditargetkan seluruh proses inventarisasi lahan bisa segera rampung sebelum infrastruktur dasar untuk ibu kota negara mulai dibangun pada tahun depan.

"Kami melakukan pendataan secara men-detail dan sudah ada 76.000 bidang yang kami sudah data penguasaannya," katanya.



Simak Video "Usai Masa Reses, RUU Ibu Kota Baru Akan Diserahkan ke DPR"
[Gambas:Video 20detik]
(eds/eds)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com