Sofyan Djalil soal Masalah Tanah Sengketa: 1 Selesai, Masuk Lagi 2

Herdi Alif Al Hikam - detikFinance
Kamis, 16 Jul 2020 15:45 WIB
Sofyan Djalil (Andhika Prasetia/detikcom)
Foto: Sofyan Djalil (Andhika Prasetia/detikcom)
Jakarta -

Menteri ATR/Kepala BPN Sofyaj Djalil curhat soal konflik dan sengketa pertanahan yang kerap kali terjadi di Indonesia. Dia bercerita beberapa konflik memang bisa diselesaikan.

Namun, apabila ada satu konflik pertanahan selesai, konflik lain justru muncul dan bertambah. Dia mengibaratkan, selesai satu masalah, masuk lagi dua masalah.

"Sengketa lahan ini banyak konflik sudah kita selesaikan. Banyak yang berhasil dan selesai , namun selesai satu masuk lagi dua," kata Sofyan dalam konferensi pers virtual via YouTube, Kamis (16/7/2020).

Menurutnya, sengketa pertanahan menjadi masalah yang paling sering disengketakan di pengadilan, bahkan 70% perkara di pengadilan disebut timbul karena konflik tanah.

Maka dari itu dia mengatakan pemerintah akan melakukan pendaftaran sertifikat semua bidang tanah di Indonesia. Apabila semua terdaftar menurutnya konflik pertanahan akan berkurang. Targetnya semua itu bisa dilakukan di tahun 2025.

"Tanah ini masalah utama di pengadilan, itu 70% tanah jadi masalah. Artinya penataan administrasi tanah banyak kelemahan, dan hilirnya di pengadilan. Maka presiden tugasi kami daftarkan seluruh tanah, kalau semua tanah terdaftar semua akan jelas, maka konflik akan berkurang," ujar Sofyan.

"2025 tanah sudah terdaftar semua mudah-mudahan, kalaupun mundur, sedikit. Tapi roadmap kita jelas sekali," lanjutnya.



Simak Video "Blak-blakan Menteri Agraria Soal Sertifikasi hingga Bank Tanah Negara"
[Gambas:Video 20detik]
(zlf/zlf)