Rumah Cipulir yang Dapat Penghargaan Dibangun di Gang Sempit, Kok Bisa?

Herdi Alif Alhikam - detikFinance
Senin, 21 Sep 2020 11:24 WIB
The Twins/Fernando Gomulya/Delution
Foto: The Twins/Fernando Gomulya/Delution
Jakarta -

Rumah bernama The Twins di kawasan Cipulir, Jakarta Selatan berhasil memenangi penghargaan kelas dunia. Padahal rumah ini letaknya berada di tengah pemukiman padat penduduk, bahkan letaknya di gang sempit.

Saking padatnya, rumah The Twins dibangun di lahan yang cuma memiliki luas 70 meter persegi. CEO Delution Muhammad Egha selaku pihak yang mendesain The Twins membagikan rahasianya dalam membangun rumah mungil ini yang berhasil mengakali lahan sempit.

Dia menyebutkan ada 3 tips untuk mengakali lahan yang sempit dalam membangun rumah.

1. Perbanyak Bukaan
Tips yang pertama adalah memperbanyak bukaan, hal ini dilakukan untuk membuat sirkulasi udara dan pencahayaan bisa masuk ke dalam rumah. Paling mudah menurutnya dengan cara memperbanyak jendela dan pintu yang bisa dibuka.

"Ada beberapa tipsnya, salah satunya itu adalah memaksimalkan bukaan di dalam rumah. Jadi bukaan tuh kayak gini nih, banyak pintu, jendela. Dengan begitu kan terang, cahaya masuk, matahari masuk, jadi rumah nggak sumpek, nggak sempit," ungkap Egha saat berbincang bersama detikcom di kantornya, bilangan Bintaro, Tangerang Selatan.

Khusus pada rumah The Twins, Egha mengatakan pihaknya membuat sudut khusus yang terbuka di salah satu bagian rumah. Bahkan sudut tersebut dibuat pihaknya untuk menanam pohon yang tinggi menjulang, dan seakan-akan menembus dari dalam rumah bila dilihat dari luar.

"Terus ini kita bikin celah di sudut rumah di situ kita tanam pohon tinggi menjulang yang seakan-akan menembus ke atas rumah. Nah celah yang di sudut rumah ini juga kan kalau ada cahaya matahari bisa masuk rumah," ungkap Egha.

"Bisa buat sirkulasi udara juga. Kalau hujan ini kita udah ada semacam penghalangnya tinggal diturunin," lanjutnya.

2. Gunakan Compact Furniture
Kemudian tips berikutnya adalah memilih compact furniture di dalam rumah, maksudnya furnitur yang fleksibel. Salah satunya adalah barang-barang yang bisa dilipat.

Sebagai contoh, di dalam rumah The Twins sendiri ada meja makan yang bisa dilipat apabila tidak sedang digunakan. Bentuk mejanya menempel di tembok tanpa kaki meja.

"Usahakan furniture-nya compact, kayak furniture yang bisa dilipat-lipat. Kalau lihat di The Twins nih, itu ada meja makannya mepet tembok nah ini kalau nggak dipakai bisa dilipat jadi dia itu bisa bikin ruangannya luas," jelas Egha.

"Kayak kalau di apartemen-apartemen juga kan sekarang banyak tuh ya kayak kasur tapi bisa dilipat," sambungnya.

3. Penggunaan Kaca dan Cermin
Untuk menimbulkan kesan luas, Egha juga menyarankan penggunaan elemen kaca dan cermin di dalam rumahnya. Hanya saja, untuk yang satu ini cukup memakan biaya.

Pada The Twins sendiri, Egha menjelaskan penggunaan elemen kaca banyak diaplikasikan pada jendela dan beberapa pintu di dalam rumah.

"Kemudian kalau ada budget lebih main pakai kaca, main cermin. Soalnya kalau kaca itu bisa membuat kesan ruangan lebih terasa luas. Makanya di sini pun kami juga sedikit banyak penggunaan kaca, di sini ada pintu kaca juga," urai Egha.



Simak Video "Melihat Rumah Mungil yang Raih Penghargaan Dunia"
[Gambas:Video 20detik]
(zlf/zlf)