Terpopuler Sepekan

Biaya yang Harus Disiapkan buat Bangun Rumah Unik

Sylke Febrina Laucereno - detikFinance
Sabtu, 03 Okt 2020 12:30 WIB
Rumah kecil di dalam gang Ibu Kota curi atensi dunia. Rumah ini dinobatkan sebagai Small Architecture+ Small Living by People Choice di ajang Architizer Award.
Foto: Istimewa/Dok. Fernando Gomulya via Delution.co.id

Rumah Tebet

Selain The Twins, Delution juga memiliki rumah mungil di kawasan tebet bernama Splow House yang juga mendapatkan penghargaan Artichizer Award di New York pada 2017 lalu.

Splow House ini memiliki konsep split house yang membuat banyak ruangan di lahan yang terbatas.

Delution memanipulasi tingkat lantai yang bila terlihat dari luar seperti rumah 2 lantai, namun di dalamnya sebetulnya ada 3 lantai. CEO Delution Muhammad Egha menjelaskan konsep tersebut adalah penerapan gaya mezanine dalam rumah yang bertingkat, dia menyebutnya sebagai multi mezanine.

Rumah ini menggunakan sebutan tiap tingkat lantai menjadi setengah. Setidaknya ada 5 tingkat yang digunakan, mulai dari lantai setengah hingga lantai 2,5.

"Split house konsepnya, jadi ini seperti gaya mezanine, ada lantai setengah. Totalnya ada 5 lantai, tiap lantai dihitung setengah, mulai dari lantai setengah sampai 2,5. Jadi kita mau dapatkan banyak ruangan di tengah lahan yang sempit, cuma 90 meter," ungkap Egha kepada detikcom, Minggu (27/9/2020).

"Kalau kemarin saya baca review orang luar, bilangnya ini konsep multi mezanine split," ujarnya.

Dia menceritakan, konsep ini dipilih untuk mengakali permintaan kliennya yang mau membuat rumah murah dengan banyak ruangan di lahan yang sempit. Untuk mengakali permintaan banyak ruangan, maka dari itu dipilih konsep split house.

"Jadi kan kita ini desain keluar dari masalah klien, klien kita mau rumahnya punya banyak ruangan tapi ini sempit lahannya. Makanya kita buat lah konsep split, kalau cuma jadi dua tingkat mungkin nggak bisa banyak ruangannya," ungkap Egha.

Menurutnya, kalau Splow House dibangun langsung selesai budgetnya akan besar. Maka dari itu dibangun bertahap dengan konsep rumah tumbuh. Bila ditotal menurutnya rumah Splow House bisa memakan dana Rp 750 juta lebih.

Namun dalam tahap pembangunan yang pertama Egha memaksimalkan budget yang dimiliki klien untuk memulai pembangunan rumah. Totalnya sekitar Rp 600 jutaan.


(kil/eds)