Hong Kong Ikut Garap Proyek Kota Pintar di Jababeka

Achmad Dwi Afriyadi - detikFinance
Rabu, 02 Des 2020 14:03 WIB
Smart City Jababeka
Foto: Dok Jababeka
Jakarta -

Perusahaan Hong Kong, Hong Kong Smart City COnsortium akan ikut menggarap kota pintar alias smart city di kawasan Jababeka, Cikarang Jawa Barat.

Anak usaha PT Jababeka Tbk, PT Graha Buana Cikarang telah menandatangani perjanjian kerja sama pengembangan Smart City dan Urban Development dengan Hong Kong Smart City Consortium. Perjanjian kerja sama ini dilakukan secara virtial pada Belt and Road Summit 2020, 30 Noveber silam.

"Suatu kehormatan dapat bekerja sama dengan Hong Kong Smart City Consortium khususnya dalam mengembangkan Smart City di Kota Jababeka. Diharapkan dengan terbentuknya kerja sama ini dapat menjadi loncatan dan inovasi baru bagi pengembangan kota Jababeka," Tutur President Director PT. Graha Buana Cikarang - Suteja S. Darmono dalam keterangan yang diterima, Rabu (1/12/2020).

Sementara itu, Chairman Hong Kong Smart City Conbsortium, Gary Yeung menyambut baik kerja sama ini. Dia yakin, ini akan menjadi langkah positif bagi perusahaa secara khusus dan umumnya bisa membantu mendongkrak perekonomian di kawasan.

Kerja sama pengembangan Smart City ini akan fokus pada pengembangan Smart Mobility, Smart Security, Smart Energy & environmental Technologies dan Smart Information & Communication Technologies (ICT) yang telah menjadi keahlian dari Smart City Consortium (SCC).

Smart City sendiri merupakan suatu metode pengembangan kota baru dengan penerapan wawasan dan teknologi terkini yang dapat mentransformasi dan meningkatkan sistem, operasi dan pelayanan di kota tersebut. Konsep Smart City memungkinkan seluruh aspek kota dapat terhubung dan terintegrasi satu sama lain sehingga lebih efisien dan dapat meningkatkan kualitas hidup.

Ke depannya, konsep tersebut akan diterapkan dalam pengembangan kota Jababeka yang memang telah dirancang dan siap menyambut era Internet of Thing (IOT) , Artificial Intelegent dan Industry 4.0. Jababeka meyakini dengan penerapan konsep inovatif ini dapat menyelesaikan berbagai permasalahan kota secara efektif dan efisien, serta dapat meningkatkan pelayanan publik dengan lebih baik dengan dukungan teknologi terkini.

Konsep Jababeka Smart City memiliki 6 fokus area utama yakni pengembangan keamanan, infrastruktur, kependudukan, lingkungan, sarana transportasi, pusat bisnis & inovasi. Untuk mewujudkan hal tersebut, Kota Jababeka telah memiliki berbagai infrastruktur lengkap seperti pembangkit listrik mandiri, water treatment plant, smart apps hingga jaringan fiber optic untuk layanan internet berkecepatan tinggi sebagai dasar dari pengembangan Smart City.

"Ke depannya kami terus berinovasi, sehingga nantinya Kota Jababeka akan menjadi Kota pintar seutuhnya dan menciptakan sebuah ekosistem teknologi layaknya Silicone Valley," tutupnya.

(acd/zlf)