Bagaimana Infrastruktur Pengaruhi Minat Pemburu Rumah saat Pandemi?

Herdi Alif Al Hikam - detikFinance
Minggu, 28 Feb 2021 13:14 WIB
Amrozi Hamidi Direktur Utama PT Adhi Commuter Properti (ACP), Pundjung Setya Brata Komisaris Utama PT Adhi Commuter Properti dan Djoko Santoso Manager Pemasaran PT Adhi Commuter Properti berbincang saat pameran LRT City Expo, di Lotte Shopping Avenue, Jakarta Sabtu (21/7/2018).
Foto: Pengembangan Kawasan di Timur Jakarta (Istimewa/doc. Lippor Cikarang)
Jakarta -

Sudah hampir setahun Pandemi COVID-19 melanda Indonesia sejak di umumkan pertama kali pada Maret 2020. Berbagai strategi dilakukan pemerintah untuk mencegah penyebaran COVID-19, salah satunya adalah penerapan sosial berskala besar atau yang saat ini diterapkan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat.

Pembatasan ini membuat gaya hidup masyarakat perlahan mulai berubah, yang awalnya melakukan kegiatan belajar mengajar dengan tatap muka di sekolah, sekarang diubah menjadi secara daring di rumah masing-masing. Aktivitas masyarakat banyak dilakukan secara virtual di rumah seperti meeting, kuliah, kegiatan belajar, hingga entertainment.

Di tengah situasi yang saat ini belum pasti, masyarakat tentunya harus cerdas dalam mencari peluang di tengah pandemi, seperti memilih rumah untuk investasi.

Staff Ahli Kementerian PUPR Bidang Sumber Daya Alam, Lucky Harry Korah mengatakan, saat ini pemerintah sedang fokus dalam pembangunan di Koridor Timur Jakarta.

"Kawasan koridor timur ini memang mempunyai tingkat pertumbuhan yang cukup pesat dalam satu dekade terakhir. Terlebih, pengembangan kawasan ini juga ditambah dukunganinfrastruktur yang sangat memadai," kata Lucky Harry Korah dalam webinar property talkshow bertajuk "Pentingnya Investasi Rumah di Koridor Timur Jakarta Saat Pandemi", Rabu (17/2/2021).

Menurut Lucky, salah satu daerah yang mendukung lifestyle baru masyarakat saat ini adalah Koridor Timur Jakarta, dimana seluruh infrastruktur luar biasa sedang dikembangkan di kawasan ini.

"Wilayah Cikarang sendiri merupakan salah satu daerah di koridor timur dengan perkembangan yang sangat baik, ditambah pertumbuhan penduduk di daerah ini sangat pesat dengan berbagai industri yang mendukung sumber ekonomi di daerah ini," tegasnya.

Lucky menambahkan, selain memiliki aksesibilitas yang bagus dari sisi infratruktur, kawasan koridor timur bahkan dikenal sebagai salah satu kawasan industri dan hunian yang terbesar di Asia Tenggara.

Selain itu, kemajuan di Koridor Timur Jakarta ini di dukung oleh komitmen Pemerintah yang ditunjukkan oleh beberapa proyek infrastruktur seperti LRT (Light Rapid Transit) Jabodebek, Kereta Api Berkecepatan Tinggi Jakarta - Bandung, pelabuhan Laut Dalam Patimban hingga bandara Kertajati telah beroperasi sejak 2018.

"Kawasan koridor timur juga mempunyai potensi yang luar biasa, dimana menyumbang 47 persen pengembangan hunian di wilayah Jabodetabek, dengan 73 persen diantaranya merupakan segmen menengah ke bawah. Hal tersebut, menunjukkan besar kontribusi kawasan ini terhadap pembangunan hunian," tambahnya.

Menurut Lucky, kehadiran Perpres Nomor 60 tahun 2020 tentang rencana tata ruang pengembangan kawasan perkotaan Jabodetabek Bopunjur, juga menjadi pendukung bagi kalangan pengembang atau developer untuk ikut serta dalam mengembangkan kawasan koridor timur ini.

"Koridor timur Jakarta memang diproyeksi menjadi masa depan investasi Indonesia. Sebab, sejumlah industri multinasional besar berada di kawasan ini telah mengubah wajah kawasan ini menjadi lebih modern," imbuhnya.

Lucky menambahkan, infrastruktur yang lengkap di koridor Timur Jakarta, berpotensi besar bagi developer untuk mengembangkan proyeknya, dan menjadi peluang bagi masyarakat untuk memiliki hunian yang terjangkau.

"Komposisi potential market di Koridor Timur Jakarta, didominasi dengan pembangunan hunian yang terjangkau. Hal ini, menjadi salah satu pertimbangan konsumen untuk memilih huniannya di kawasan ini," tandasnya.

Bersambung ke halaman selanjutnya.

Selanjutnya
Halaman
1 2


Simak Video "Syarat Lengkap Beli Rumah Bebas PPN"
[Gambas:Video 20detik]