Mau Investasi Properti Saat Pandemi? Ini Tipsnya

Abu Ubaidillah - detikFinance
Senin, 05 Apr 2021 20:11 WIB
properti
Foto: shutterstock
Jakarta -

Investasi di bidang properti dinilai menjadi salah satu pilihan yang diminati masyarakat. Salah satu alasannya investasi ini dinilai paling aman dilakukan. Pengamat Properti Panangian Simanungkalit mengatakan bagi mereka yang berniat berinvestasi properti di masa pandemi seperti sekarang, hal terpenting yang perlu diperhatikan adalah lokasi hunian.

"Pertama lokasi, lokasi rumah itu penting menyangkut jarak waktu dari rumah ke tempat orang yang berkepentingan, maksudnya kalau keluarga baru kan dia berkepentingan sekolah anaknya. Jadi kombinasi tempat kerja mereka, lokasi itu dengan rumah itu jaraknya," katanya dalam keterangan tertulis, Senin (5/4/2021).

Faktor lain yang tak kalah penting adalah ketersediaan fasilitas dasar yang menunjang aktivitas masyarakat, seperti transportasi, sekolah, pusat perbelanjaan dalam arti pasar, mal, dan rumah sakit.

Senior Associate Director Research Colliers International Indonesia, Ferry Salanto mengatakan faktor lain yang perlu diperhatikan adalah prospek pengembangan kawasan. Hal itu bisa dilihat dari rencana pembangunan infrastruktur yang akan dilewati proyek properti yang sedang diincar.

"Prospek wilayahnya bagaimana? mau dibangun apa saja di sana? Jadi supaya ada harapan bahwa value rumah sendiri lebih cepat dibanding dengan tempat-tempat lain. Rumah kan selain tempat tinggal juga jadi investasi, artinya kecepatan kenaikan harga sesuai yang diharapkan," sambungnya.

Dengan mempertimbangkan aspek di atas, Ferry mengatakan kawasan timur-selatan Jakarta, seperti Cibubur dan Depok bisa menjadi pilihan pemburu rumah. Pasalnya kawasan itu segera dilengkapi akses transportasi seperti Light Rapid Transit (LRT) Jabodebek rute Cawang-Bogor yang saat ini sudah terbangun hingga Cibubur.

"Memang jauh dari tempat kerja tapi karena ada LRT menjadi pertimbangan diprioritaskan, karena sekarang yang penting itu kan waktu tempuh bukan jaraknya," sambungnya.

Ferry mengatakan dengan adanya akses transportasi tak perlu khawatir membeli rumah yang jauh dari pusat kota. Ia mengatakan bagi pemburu rumah yang juga membidik peluang investasi, timing, atau waktu membeli rumah juga perlu menjadi perhatian.

"Prospek (investasi) itu masalah timing. Misalnya, kebetulan saya tinggalnya di Cibubur, waktu saya beli rumah di Cibubur 10 tahun lalu, itu belum kelihatan akan seperti apa wajahnya. Tapi, setelah melihat perkembangan 10 tahun ini ada LRT ada jalan tol baru itu yang tidak pernah saya bayangkan, maka waktu saya beli saat itu berarti prospeknya bagus, karena saya beli pada saat harganya belum terlalu tinggi," beber dia.

General Manager Marketing Cimanggis Golf Estate, Melianda Tanarong mengatakan faktor lain yang tak kalah penting adalah ketersediaan fasilitas penunjang kesehatan bagi penghuni rumah. Ia mengatakan Cimanggis Golf Estate mengedepankan ketersediaan kawasan hijau yang cukup luas untuk memberikan ruang lebih bagi penghuni untuk beraktivitas di luar rumah seperti berolahraga.

"Saat ini adalah saat di mana setiap orang mulai peduli akan pola hidup sehat. Adanya pandemi COVID-19 telah mengubah cara pandang orang akan makna sehat. Cimanggis Golf Estate yang berlokasi di Depok, memiliki lingkungan terbaik berada di kawasan hijau terbesar 123 hektar dengan area pengembangan 510 hektare," paparnya.

Kelengkapan fasilitas dasar dan fasilitas penunjang seperti yang sudah disinggung juga turut menjadi perhatian pengembang Cimanggis Golf Estate, PT Mitra Bangun Prasada. Cimanggis Golf Estate merupakan kawasan hunian berkonsep kota mandiri yang di dalamnya terdapat berbagai macam produk yang ditawarkan dan berbagai fasilitas penunjang aktivitas para penghuninya.

"Cimanggis Golf Estate didukung dengan kawasan terpadu yang ke depannya akan menjadi sebuah kota mandiri yang di dalamnya terdapat pusat perbelanjaan ruko komersial, hotel bintang lima, perkantoran, sekolah internasional, pasar modern yang selalu lengkap," tegasnya.

Lokasinya juga masuk dalam rencana pengembangan jalur LRT Jabodebek rute Cibubur-Sentul-Bogor. Selain itu, kawasan ini juga terkoneksi dengan jalan tol yang terhubung di gerbang tol Cimanggis.

"Kawasan ini berlokasi di Selatan Jakarta, exit tol KM 19 Arah Jagorawi. O KM dari Pintu Tol," ungkapnya.

Ia mengatakan rumah-rumah yang ditawarkan memiliki gaya modern tropis, didesain berdasarkan kondisi iklim Indonesia. Lingkungannya banyak ruang hijau karena perumahan ini berdampingan dan terkoneksi langsung dengan Emeralda Gold Club. Kawasan ni memiliki luas 510 hektare ini 123 hektarenya berupa taman golf dengan 27 holes yang didesain oleh Arnold Palmer & Jack Nicklaus.

Cluster dirancang dengan mengusung konsep rumah pintar serta menghadirkan area jogging sepanjang 1,3 km dan fasilitas clubhouse. Berada di dalam komplek Cimanggis Golf Estate, pemburu bisa mendapati rumah-rumah asri dan lanskap hijau. Hunian dengan udara segar dan cahaya alami semakin ditambah taman-taman hijau dan danau juga tersedia di sini.

"Untuk mendorong investasi di sektor properti, pemerintah kini memberikan insentif tambahan berupa free PPN 10%. Kesempatan ini tentunya sangat menarik bagi individu untuk berinvestasi di saat pandemi. selain free PPN 10%, kami juga memberikan DP ringan tutup Melianda," tuturnya.

Melianda mengatakan untuk menjawab kebutuhan para pencari rumah, Cimanggis Golf Estate menawarkan fleksibilitas cara transaksi pembelian rumah. Langkah ini dilakukan untuk menjawab beragam kebutuhan pembiayaan pembelian hunian mengingat para calon pembeli properti memiliki karakteristik yang beragam.

"Pilihan cara bayar dengan opsi Tunai Keras, KPR Syariah atau Bank Konvensional, Tunai Bertahap s/d 24x. Tak kalah penting, ada juga penawaran DP bisa dicicil," tandas dia.

(mul/hns)