Menggali Peluang Investasi Apartemen di Kawasan Pendidikan

Aulia Damayanti - detikFinance
Jumat, 23 Apr 2021 12:46 WIB
Bisnis properti di Tangerang mulai bergeliat di tengah pandemi. Para pengembang optimistis sektor properti mendapatkan momentum perbaikan.
Foto: (istimewa)
Jakarta -

Pemulihan ekonomi di tengah COVID-19 sedikit demi sedikit sudah mulai terlihat. Industri pun sudah mulai bergeliat termasuk di sektor properti.
Apalagi pemerintah berencana untuk melaksanakan kembali pembelajaran tatap muka pada Juli 2021 mendatang.

Sektor usaha membidik hal ini menjadi sebuah potensi ekonomi. Sebagai bukti, pengembang mulai gencar menjual proyek di sekitar kampus atau sentra pendidikan. Salah satunya sperti dilakukan anak usaha BUMN Adhi Karya, PT Adhi Persada Properti (APP) yang yang membangun apartemen kampus di berbagai kota yang memiliki universitas ternama. APP saat ini memasarkan salah satu apartemen kampus yaitu Taman Melati Surabaya Merr di Jalan Mulyorejo Utara, Surabaya, Jawa Timur.

Project Manager Taman Melati Surabaya Merr Achmad Syaiful Bahri, mengatakan, rencana dibukanya belajar mengajar tatap muka membuat para orang tua berlomba untuk mencari hunian sebagai bagian dari sarana anak-anaknya menempuh pendidikan. Peluang tersebut ditangkap oleh pengembang.

"Taman Melati SurabayaMerr dibangun di atas lahan seluas 5,756 m2 berupa single tower yang mencakup 1.130 unit. Konsep apartemen kampus yang kami hadirkan seluruhnya untuk memaksimalkan kegiatan mahasiswa maupun civitas akademika lain sehingga bisa menempuh pendidikan dengan baik," ujar dia dalam keterangan, Jumat (23/4/2021).

"Makanya sekarang jadi saat yang tepat karena ada banyak kemudahan dan bisa membeli dengan harga yang lebih murah karena bebas PPN. Kami menyediakan unit studio (24,7 m2) dan 2 kamar tidur (49,6 m2) seharga mulai Rp 300 jutaan atau dengan cicilan mulai Rp 3 jutaan per bulan. Informasi lebih lengkap bisa diakses melalui Instagram @tmsurabaya," jelasnya.

Marketing Manager Taman Melati Surabaya Merr Triyanto menambahkan, pihaknya juga percaya proyek ini akan laris, pasalnya pemerintah memberikan relaksasi berupa stimulus pembebasan PPN yang untuk produk properti siap huni (ready stock) seharga di bawah Rp 2 miliar dan berlaku hingga akhir Agustus 2021. Hal itu dipercaya bisa menggenjot penjualan properti.

Berbagai fasilitas yang disediakan khususnya untuk memaksimalkan pembelajaran tatap muka saat pandemi ini yaitu student center dengan akses internet berkecepatan tinggi serta co-working space. Di area apartemen juga tersedia mini market, kafe, serta penunjang lifestyle lainnya seperti jogging track dan 3 on 3 basketball court.

Lokasi apartemen yang dekat dengan kampus-kampus ternama seperti Institut Teknologi Sepuluh November (ITS), Universitas Airlangga (Unair), dan sebagainya. Hal ini juga akhirnya menjadikan unit di Taman Melati Surabaya Merr menjadi instrumen investasi yang sangat menarik. Pemilik bisa mendapatkan passive income dari penyewaan unit dengan pasar yang sangat besar yaitu dari ribuan penerimaan mahasiswa baru setiap tahunnya.

Triyanto, Marketing Manager Taman Melati Surabaya Merr menambahkan, sekarang menjadi momen yang tepat untuk memiliki produk properti dengan adanya kemudahan pembebasan PPN yang diberikan pemerintah. Stimulus pembebasan PPN ini berlaku untuk produk properti siap huni (ready stock) seharga di bawah Rp 2 miliar yang diberikan maksimal hingga akhir Agustus 2021.

"Makanya sekarang jadi saat yang tepat karena ada banyak kemudahan dan bisa membeli dengan harga yang lebih murah karena bebas PPN. Kami menyediakan unit studio (24,7 m2) dan 2 kamar tidur (49,6 m2) seharga mulai Rp 300 jutaan atau dengan cicilan mulai Rp 3 jutaan per bulan. Informasi lebih lengkap bisa diakses melalui Instagram @tmsurabaya," jelasnya.

(zlf/zlf)