LRT Jabodebek DIkebut, Apa Kabar Proyek Rusun Nempel Stasiunnya?

Tim Detikcom - detikFinance
Selasa, 29 Jun 2021 17:11 WIB
Proyek LRT Jabodebek
Foto: Dok Detikcom
Jakarta -

Proyek LRT Jabodebek tengah dikebut pengerjaannya. Presiden Joko Widodo berharap di tahun depan, proyek transportasi itu sudah bisa digunakan oleh masyarakat.

"Sudah selesai kurang lebih 84,7% progres pembangunannya, dan kita harapkan di bulan April 2022 sudah mulai uji coba dan akan kita mulai untuk operasional di Juni 2022", ujar Presiden Joko Widodo dalam Tinjau Stasiun LRT TMII dan Stasiun Harjamukti Cibubur, Rabu (9/6/2021).

Sejalan dengan itu juga, pengembang perumahan di sekitarnya ikut bersemangat untuk menggenjot pembangunan. Berdasarkan riset oleh Savills Indonesia, sekiranya perkembangan infrastruktur mampu mendongkrak nilai properti hingga 30 persen dan bersifat progresif,
atau akan terus naik seiring dengan perkembangannya.

PT Adhi Karya (Persero) Tbk melalui anak perusahaannya, PT Adhi Commuter Properti (ADCP) tengah membangun rusun nempel stasiun dengan konsep Transit Oriented Development (TOD) salah satunya di kawasan Bekasi.

"Saat ini LRT City Bekasi - Green Avenue tengah mengebut fasilitas infrastruktur berupa jalan, pedestrian, beserta saluran air dengan lintasan sekitar 200 meter. Pembangunan ini sekaligus menjadi perwujudan konsep Transit Oriented Development (TOD). Apalagi dengan lokasinya yang terhubung langsung ke Stasiun LRT Jatimulya, diproyeksikan bahwa pembangunan ini mampu
mendukung kenyamanan penghuni di LRT City Bekasi," ujar Project Director LRT City Bekasi - Green Avenue Setja Aji Pramana dalam keterangan resmi yang diterima, Selasa (29/6/2021).

Stasiun LRT Jatimulya menjadi titik keberangkatan dan stasiun pertama dari depo untuk rute Bekasi-Cawang. Telah dikonfirmasi bahwa pengangkatan kereta di Stasiun LRT Jatimulya dilaksanakan pada Agustus 2021. Hal ini berpengaruh langsung terhadap prospek kawasan, terutama hunian di kawasan ini.

(zlf/dna)