Mau Renovasi Rumah tapi Duit Terbatas? Cara Ini Bisa Dicoba Lho!

Siti Fatimah - detikFinance
Rabu, 01 Sep 2021 16:23 WIB
Ilustrasi pembangunan rumah
Foto: Shutterstock
Jakarta -

Memiliki rumah yang nyaman tentu jadi dambaan semua orang. Nyaman ini bisa diartikan sebagai rumah yang luas atau sesuai dengan desain yang diinginkan.

Tak jarang, renovasi menjadi salah satu cara untuk menciptakan rumah yang lebih nyaman untuk ditempati. Namun, untuk merenovasi rumah perlu perhitungan dan perencanaan yang matang. Jika tidak, bisa-bisa biaya yang dikeluarkan membengkak.

Nah bagi yang memiliki keinginan untuk merenovasi rumah, Founder Muda Keren Punya Property, Ruby Herman berbagi tips untuk menghemat pengeluaran saat akan merenovasi rumah. Dia mengatakan, sebelum memutuskan akan merenovasi rumah, perlu mengetahui akar masalah kerusakan atau ketidaknyamanan di dalam rumah.

Konsep renovasi pun tak kalah penting misalnya seperti bagian mana saja yang akan direnovasi, desain, hingga jenis materialnya. Jika menggunakan material lama, tentu harus berhati-hati saat membongkar agar dapat digunakan kembali.

Ruby mengatakan, penting juga untuk mengetahui bahan material. Bahan material ini termasuk cukup menyita porsi pengeluaran saat merenovasi rumah.

"Pertama kita harus cari tahu dulu, lihat YouTube bahan-bahan apa yang berkualitas dan bagaimana cara kita untuk merenovasinya, yang pasti butuh tukang yang jago untuk merapikan rumah. Tapi kita harus kuasai dulu, misalnya karena bocor, kita cari tahu bocornya kenapa karena bocor itu banyak faktor ada yang rembes, genteng retak, jadi harus kita cari tahu," kata Ruby saat dihubungi detikcom, Rabu (1/9/2021).

Lebih lanjut, mengenai pembayaran tukang. Umumnya, kata Ruby, terdapat dua metode pembayaran tukang yaitu jasa harian dan borongan. Pemilihan tukang bangunan pun tidak boleh asal, pasalnya tak sedikit penipuan yang terjadi.

"Saran saya pilihlah kontraktor yang sudah direkomendasikan atau terpercaya sehingga nggak mudah dibohongi. Karena di situ banyak sekali yang nipu-nipu, udah terima uang tukangnya kabur. Jadi saran saya carilah tukang yang sudah dikenal, terpercaya atau rekomendasi sehingga lebih safety. Entah itu bayarannya borongan atau harian, teman-teman bisa hitung lagi karena ada pilihannya," ujarnya.

Berlanjut ke halaman berikutnya.

Lihat juga Video: Biar Cuan Investasi Properti Saat Pandemi

[Gambas:Video 20detik]